news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bandar obat terlarang di Garut, Jawa Barat, diamuk massa.
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufiq Hidayah

Bandar Obat Diamuk Massa Sebelum Diserahkan ke Polsek Cibatu Garut

Bandar obat terlarang di Garut, Jawa Barat, diamuk massa. Pelaku tak bisa melawan karena warga yang beringas menyeretnya dan melemparnya ke kantor Polsek Cibatu. Sebelum dibawa ke kantor Polisi, bandar obat haram ini menjadi samsak hidup warga, hingga pelaku tak sadarkan diri.
Kamis, 19 Oktober 2023 - 21:54 WIB
Reporter:
Editor :

Garut, tvonenews.com - Bandar obat terlarang di Garut, Jawa Barat, diamuk massa. Pelaku tak bisa melawan karena warga yang beringas menyeretnya dan melemparnya ke kantor Polsek Cibatu. Sebelum dibawa ke kantor Polisi, bandar obat haram ini menjadi samsak hidup warga, hingga pelaku tak sadarkan diri.

Maraknya peredaran obat terlarang di Garut, Jawa Barat, ternyata membuat masyarakat muak. Begitu mendapatkan bandar obat haram, warga langsung beringas dengan menghakimi pelaku saat diamankan warga. Insiden amukan warga yang terjadi di Desa Sukalilah Kecamatan Cibatu ini terjadi pada Kamis (19/10/2023) sore. Warga berbondong-bondong membawa pelaku dan menjadikan samsak hidup, hingga melemparkannya ke kantor Polsek Cibatu.

Selain menghakimi bandar obat terlarang, massa tang banyak itu juga menemukan ratusan butir pil haram siap edar. Pil koplo itu terdiri dari Obat exzhimer 32 bungkus dengan isi 256 butir, obat  dektro 69 bungkus dengan isi 552 butir, obat 92 strip isi 920 butir, dan
obat trihexyphenidyl 10 strip dengan isi 100 butir. Obat-obat tersebut merupakan obat yang diawasi dan digolongkan obat keras, sehingga tak bisa diperjual belikan secara bebas.

Kepala Desa setempat mengaku, ini merupakan puncak kekesalan warga terhadap peredaran obat terlarang. Para pelaku bermodus sebagai pedagang kelontongan, sehingga masyarakat berang karena mereka kerap menjual kepada pelajar dan pemuda.

"Jadi ngakunya sudah 3 bulan jualan, masyarakat yang kesal kemudian sempat menghakimi para pelaku, lalu menyerahkan ke polsek. Warga juga menemukan banyak obat terlarang di lokasi yang disewa pelaku, ngaku awalnya jualan biasa, ternyata pembelinya dari mana - mana,"kata Ujang Saripudin, Kepala Desa Sukalilah, Kamis (19/10/2023).

Polisi membenarkan adanya pengedar obat yang telah diamankan, namun jumlahnya kini kian bertambah menjadi 5 orang. Meski membenarkan telah mengamankan parapengedar obat haram, polisi tak membahas insiden amukan warga.

"Ya yang di Kecamata Cibatu, ada 5 orang yang diamankan, sedang diperiksa,"kata Ipda Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut.

Bisnis obat haram di Garut, memang trend nya sedang naik, mereka para pelaku dengan bebas menyasar konsumen muda seperti pelajar dan pemuda. Perlu langkah serius dari pihak Kepolisian untuk menangkapi para pelaku yang masih banyak yang menjual. (thh/ebs)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral