news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung dalam rangkaian peringatan Milangkala Tatar Sunda 2026, Minggu (3/5/2026)..
Sumber :
  • Didin/Purwasuka Viva

Terungkap Alasan KDM Gelar Kirab Mahkota Binokasih, Sekda Jabar: Momen Monitoring Kondisi Jalan Provinsi

Sekda Jabar sebut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memanfaatkan pantau infrastruktur jalan saat menggelar Kirab Mahkota Binokasih dalam Hari Tatar Sunda.
Kamis, 7 Mei 2026 - 07:14 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Sekda Jabar, Herman Suryatman mengungkap alasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memanfaatkan gelaran Kirab Mahkota Binokasih.

Pasalnya karnaval ini menjadi bagian dalam rangkaian Hari Tatar Sunda. KDM secara resmi memulai gelaran kirab Mahkota Kerajaan Sunda di Sumedang pada Sabtu (2/5/2026).

Adapun rangkaian kirab Mahkota Binokasih digelar di delapan titik di wilayah Jabar. Herman mengatakan, gelaran ini tidak sekadar menjadi ajang seremoni dan karnaval bagi KDM.

Kata dia, KDM memanfaatkan agenda ini sebagai momentum inspeksi mendadak (sidak) pembangunan infrastruktur. Gubernur Jabar itu juga memantau terutama terkait kondisi jalan provinsi.

"Yang menjadi konsen Pak Gubernur adalah jalan provinsi, termasuk sempadannya," ungkap Herman dalam keterangannya di Bandung, Kamis (7/5/2026).

Apa Saja Bagian yang Jadi Konsen KDM Monitor Infrastruktur di Jabar?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat kirab budaya pada Acara Milangkala Tatar Sunda di Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (2/5).
Sumber :
  • Antara

Herman menuturkan beberapa aspek yang dipantau oleh KDM. Ia menjelaskan bagian pertama terletak pada kualitas jalan provinsi.

Dedi Mulyadi setidaknya memonitoring kualitas jalan di sepanjang rute yang dilalui saat berlangsungnya karnaval ini. Selain itu, ia juga memantau ketertiban di bagian sempadan.

Kemudian, Gubernur Jabar tersebut juga menyidak kualitas konstruksi tembok. Bagian ini berfungsi sebagai penahan tebing.

Selain konstruksi tembok, KDM juga memantau sistem drainase. Kelancaran pada bagian ini untuk memastikan jalur transportasi antar-kabupaten terus aman di Jawa Barat.

Sekda Jabar itu memberikan contoh salah satu terkait kondisi jalan yang dipantau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Pemasangan banner dalam area jalan dinilai merusak estetika jalan.

"Banyak ditemukan pemasangan banner yang dipaku di pohon, itu langsung kami tertibkan," terangnya.

Herman melanjutkan hal lain menjadi konsen KDM di tengah prosesi mengarak Mahkota Binokasih. Tim yang dibentuk oleh pemerintah menemukan aktivitas usaha yang tidak sesuai prosedur.

Menurut tim, berbagai aktivitas usaha tersebut dapat memberikan ancaman, terutama dari segi aspek terhadap kelestarian lingkungan.

Ia mencontohkan salah satu aktivitas usaha yang mengganggu kelestarian lingkungan. Tim menemukan pengoperasian warung pengolahan tahu berdekatan dengan pohon.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:59
01:27
00:49
02:49
02:17
01:53

Viral