news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegur pekerja proyek galian fiber optik..
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Minggu, 17 Mei 2026 - 14:14 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meluapkan kekesalannya terhadap proyek galian kabel fiber optik yang dinilai merusak trotoar yang sebelumnya sudah tertata rapi.

Proyek tersebut berada di Jalan Raya Kalijati–Dangdeur, Subang, Jawa Barat. Dalam sebuah video, pejabat yang disapa KDM itu menyoroti kondisi trotoar yang kembali berantakan akibat pekerjaan penggalian.

"Sudah bagus, bongkar lagi, acak-acak lagi," ucapnya sambil memperlihatkan kondisi trotoar yang kembali kotor dan rusak.

Dedi Mulyadi semprot soroti proyek galian kabel fiber optic ke bawah tanah.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Ia pun menekankan pentingnya perencanaan yang lebih matang dalam pengerjaan proyek infrastruktur, khususnya terkait galian kabel bawah tanah.

"Coba dibikin terencana yuk, yang bikin galian-galian kabel bawah tanah, menggalinya itu bareng waktu bikin trotoar biar biaya galinya lebih murah dan bisa bareng-bareng kerjanya," ujar Dedi Mulyadi. 

Dalam kesempatan itu, ia juga menghampiri para pekerja proyek di lokasi dan menanyakan keberadaan mandor.

Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa sebelumnya ia telah melarang pekerjaan serupa di wilayah Dangdeur, namun kini kembali terjadi di lokasi lain.

"Mandornya kemana? waktu itu kan saya sudah larang sebelah sana, yang di Dangdeur, sekarang di sini lagi, udah dibangun, dibongkarin lagi. Kumaha atuh iyeuh Bapak?" katanya kepada para pekerja.

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena proyek tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan, padahal lokasinya berada dekat dengan tempat tinggalnya.

"Capek ngebangun ini, dan nggak bilang dulu, saya itu rumahnya di sini," ucapnya sambil menunjuk arah rumah.

Setelah mandor proyek datang, KDM meminta agar pekerjaan dihentikan sementara dan kondisi trotoar dikembalikan seperti semula.

"Gimana kok Pak, kok gini lagi, saya mau stop dulu deh, balikin dulu seperti awal," tegasnya.

Ia juga mempertanyakan kualitas perbaikan trotoar, khususnya penggunaan material keramik.

"Ini kan barang pabrikan, Bapak bisa ganti dengan barang pabrikan lagi?" tanyanya.

Mandor pun memastikan bahwa trotoar akan diperbaiki menggunakan material baru yang sesuai.

"Diganti lagi yang baru Pak," jawab mandor.

Lebih lanjut, KDM menjelaskan bahwa metode kerja seharusnya dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, bukan dibongkar ulang setelah selesai dibangun.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral