Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kaget hingga kesal ada beberapa pedagang berjualan dan mendirikan tenda untuk rumah tinggal sementara di atas trotoar.
Menanggapi kritik panas soal penolakan pembongkaran PKL, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan respons dengan kepala dingin dan juga cukup menarik.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara menanggapi gelombang kritik hingga kemarahan sebagian kelompok masyarakat terkait langkah tegas pemerintah daerah
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghadapi protes dari para PKL Cicadas, Jalan Ahmad Yani, Bandung, yang lapaknya dibongkar. Mereka menuntut kompensasi hingga miliaran rupiah
Dedi Mulyadi tegas soal penertiban PKL di trotoar Bandung. KDM menilai trotoar adalah hak pejalan kaki dan fasilitas umum harus dikembalikan fungsinya.
Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kekesalannya terhadap proyek galian kabel yang membuat trotoar yang sudah cantik kembali harus dibongkar ulang.
Tak ingin kekumuhan dibiarkan berkepanjangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung untuk menertibkan kios-kios liar yang telah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ditolak oleh seorang pria tunawicara dengan satu kaki bernama Suwarno yang hidup di trotoar jalan saat ingin memberi bantuan.
Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.