- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi Mulyadi Kagum saat Sambangi Rumah Warga di Indramayu, Puji Suami-istri yang Setia Rawat Ortu: Saya Bantu Rp50 Juta
Indramayu, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali berbagi kisah yang menyentuh hati. Hal itu seusai melakukan kunjungan ke rumah warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Dedi Mulyadi membagikan kisah yang bukan menunjukkan kemewahan maupun keberhasilan ekonomi. Ia justru memperlihatkan betapa pentingnya bakti seorang anak dan menantu kepada orang tua yang sedang sakit.
Kisah inspiratif Dedi Mulyadi datang dari ketulusan keluarga yang tinggal di rumah sederhana di daerah Indramayu. Pasangan suami istri itu pun mendapat bantuan uang sebesar Rp50 juta.
Di tengah kunjungannya, KDM sapaan akrabnya mendatangi kediaman pasangan suami istri berjuang menghidupi keluarganya. Mereka juga sambil merawat kedua orang tuanya yang sakit meski penghasilan ekonominya sangat sedikit.
"Kerja apa anaknya?," tanya Dedi Mulyadi dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube pribadinya, Rabu (5/8/2026).
Pasangan suami istri itu justru tidak malu mengungkapkan pekerjaannya. Kepada KDM, penghasilan yang didapatkan sehari-hari berkat dari bekerja sebagai buruh tani atau kuli macul.
Pengakuan ini membuat Gubernur Jabar tersebut semakin penasaran. Dedi Mulyadi kembali bertanya terkait seberapa besar penghasilan yang didapatkan sebagai buruh tani.
"Berapa upahnya?," tanya KDM lagi.
Penghasilan mereka menjadi kuli macul atau buruh tani biasanya hanya sebesar Rp120 ribu dalam sehari. Pengakuan tersebut justru berhasil mengubah wajah KDM menjadi sangat kagum.
Mantan Bupati Purwakarta berpendapat terkait pekerjaan. Meski sederhana, kata dia, hal itu bukan menjadi penghalang bagi anak maupun menantu tetap berbakti kepada orang tua.
"Saya mendadak kagum sama anaknya. Meski hanya kuli macul, tetapi masih membiayai orang tuanya. Anak yang kayak begini harus dicontoh," terangnya.
Percakapan Dedi Mulyadi Bergeser ke Kondisi Kesehatan
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Selepas itu, Dedi Mulyadi kembali melanjutkan percakapannya. Perbincangannya justru membicarakan terkait ingin mengetahui kondisi kesehatan anggota keluarga.
Dalam momen itu, KDM mendengar cerita bahwa ayah dari keluarga itu mengidap gagal ginjal. Akibatnya, sang ayah harus rutin menjalani cuci darah.
Mantan anggota DPR RI itu juga mendengar terkait penyakit yang diidap sang ibu. Sakit lambung menjadi pemicu ibunya wajib rutin menjalani pengobatan.
KDM kemudian justru lebih menaruh perhatian kepada sang menantu. Ia terkesan karena perempuan tersebut turut mendampingi suaminya yang merawat kedua mertuanya.
Perempuan itu bahkan juga mendampingi kedua mertuanya setiap menjalani pengobatan. Di balik itu, sang menantu lagi berusaha menyembuhkan penyakit jantung sehingga hanya mengandalkan kontrol menggunakan BPJS Kesehatan secara rutin.
KDM semakin penasaran dengan sikap yang dilakukan oleh menantunya. Ia bertanya terkait suaminya lebih memilih sibuk mengurus kedua orang tuanya.
Sang menantu justru tidak merasa keberatan. Hal ini mengingat bahwa suaminya juga mempunyai kewajiban untuk mengurus kedua orang tuanya.
Perempuan itu mengaku tugas dirinya saat mengurus kedua mertuanya. Ia lebih condong kerap mendampingi proses pengobatan ketika sang suami bekerja mencari nafkah.
KDM semakin kagum dan menilai tidak semua anak mampu memprioritaskan kebutuhan orang tuanya yang sedang sakit. Dari kisah ini, pasangan suami istri berada dalam kondisi ekonomi terbatas hingga persoalan kesehatan.
KDM sempat melihat kondisi rumah yang ditempati oleh pasangan suami istri itu. Ia kembali memuji lantaran rumah itu masih bersih dan rawat.
KDM menilai pasangan suami istri juga sosok pekerja keras. Sebab, rumah sederhana mampu dijaga dengan baik hingga masih sanggup memenuhi hak pendidikan kedua anaknya.
Dari perbincangan itu, KDM mengetahui anak pertama dari pasangan suami istri telah duduk di bangku kelas 3 SMA Negeri. Adapun anak keduanya masih bersekolah di tingkat SD.
KDM Guyur Bantuan Uang Rp50 Juta
KDM coba ingin mengetahui harapan dan keinginan dari keluarga sederhana itu. Pasangan suami istri itu tampaknya hanya menyampaikan keinginan sederhananya yakni meninggikan rumah.
Alasan ingin meninggikan rumah tak lepas dari lokasi tempat tinggalnya. Kawasan tersebut sering kali mengalami banjir dampak dari luapan air Sungai Cimanuk.
KDM justru melontarkan pernyataan bahwa dirinya siap membantu untuk memenuhi keinginan tersebut. Ia meminta nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga nomor HP.
"Saya bantu Rp50 juta untuk merenovasi rumah. Setidaknya tidak perlu mewah, tetapi hasilnya yang penting bisa layak," kata KDM.
Ia menjelaskan alasan dirinya mengguyur uang Rp50 juta. Penyebabnya bukan tak lepas dari kondisi ekonomi, tetapi ketulusan pasangan suami istri membawa keberkahan.
"Kenapa saya datangi? Karena saya kagum. Ini orang baik, pekerja keras, anaknya disekolahin, bantu bapaknya sama ibunya sakit. Kayak orang seperti ini harus didukung penuh," tukasnya.
(hap)