news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Satset! Dedi Mulyadi Ungkap Pemprov Jabar Beri Bantuan 11 Rumah Nelayan yang Terbakar di Indramayu, Rp40 Juta per Bangunan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbagi kabar Pemprov Jabar kasih uang bantuan Rp40 juta untuk masing-masing 11 rumah nelayan terbakar di Indramayu.
Jumat, 18 September 2026 - 07:54 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan kabar bahagia untuk warga Indramayu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar segera mempersiapkan bantuan untuk setiap rumah nelayan yang terbakar hingga ludes dilahap api.

Dedi Mulyadi mengetahui adanya peristiwa sekitar 11 rumah nelayan hangus dilahap si jago merah pada Jumat (11/9/2026) malam. Lokasi kebakaran besar tersebut terjadi di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan laporan dari anggota DPRD Jawa Barat Dapil 12, Hilal Hilmawan, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar segera meluncurkan bantuan. Proses pemulihan 11 rumah nelayan tersebut akan langsung diproses oleh pihaknya.

"Kita bereskan segera," tulis Dedi Mulyadi dalam keterangan melalui Instagram pribadinya dikutip tvOnenews.com, Jumat (18/9/2026).

Dedi Mulyadi Ungkap Jumlah Bantuan Rp40 Juta per Rumah yang Terbakar

Lebih lanjut, KDM sapaan akrabnya menjelaskan, peristiwa tersebut mendorong pihaknya memberikan bantuan Rp40 juta. Jumlah itu diperuntukkan untuk per rumah.

Ia menambahkan, jumlah bantuan senilai Rp40 juta merupakan instruksi darinya. Hal ini bertujuan agar proses perbaikan rumah para korban digarap secepat mungkin.

"Ya sudah. Kita segera meluncurkan bantuan senilai Rp40 juta per rumah ya. Nanti minggu depan sudah bisa turun dan koordinasikan juga dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Barat," katanya.

Mantan Bupati Purwakarta ini meminta anggota DPRD Jabar Dapil 2 tersebut mengirim data-data rumah korban yang terdampak. Setelah itu, nantinya bantuan akan langsung diluncurkan oleh Pemprov Jabar.

Sebelumnnya, Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Pemkab Indramayu juga langsung bergerak cepat menangani dampak kebakaran menghanguskan 11 rumah warga yang bekerja sebagai nelayan di Desa Eretan Wetan.

Lucky Hakim bersama jajarannya meninjau langsung lokasi dan menemui warga terdampak kebakaran pada Sabtu (12/9/2026). Kunjungan itu guna melihat kondisi korban hingga penanganan maupun penyaluran bantuan berjalan lancar.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Meski memang beberapa warga mengalami luka ringan saat berupaya menyelamatkan diri," ungkap Lucky Hakim.

Setelah kejadian itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu juga langsung mendirikan posko darurat. Pemerintah hingga berbagai elemen masyarakat juga mulai mendistribusikan bantuuan logistik kepada korban.

Lanjut Lucky Hakim, Pemkab Indramayu juga segera menjalani langkah pemulihann, mulai dari pengurusan kembali dokumen penting yang hangus terbakar hingga pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak korban.

Sementara, Kapolsek Kandanghaur, AKP Joni menjelaskan kronologi kejadiannya. Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.

Joni menduga penyebab kebakaran tersebut berasal dari korsleting listrik. Adapun sumbernya muncul dari salah satu rumah warga yang terdampak kebakaran.

Awal mulanya aliran listrik dari rumah warga bernama Kadini sempat padam sebelum akhirnya kembali menyala. Kemunculan api akibat korsleting listrik dengan cepat menyebar luas ke 10 rumah nelayan lainnya.

Joni mengungkapkan dampak kerugian materiil dari peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
04:40
22:09
07:46
01:46
01:11

Viral