news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Kabar Gembira, Dedi Mulyadi Perluas Asuransi Nelayan Mulai dari Jaminan Kematian sampai Sekolah Anak

Dedi Mulyadi merencanakan asuran nelayan bisa diperluas. Dengan perlindungan asuransi dapat diberikan secara menyeluruh, dengan pembiayaan dari Pemprov Jabar.
Sabtu, 19 September 2026 - 10:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Kabar baik dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang bakal memperluas asuransi nelayan. Bukan hanya pekerjanya namun keluarga, seperti anak pun diperhatikan.

Warga Jawa Barat yang bekerja sebagai nelayan akan mendapatkan asuransi. Dedi Mulyadi yang disapa KDM menyampaikan nelayan mendapatkan jaminan kematian sampai anak sekolah.

Program perlindungan saat ini mencakup satu juta petani, nelayan dan pekerja informal dan direncanakan diperluas menjadi empat juta orang pada 2027.

“Di 2027 akan ditambah menjadi empat juta. Jadi nanti nelayan di Kota Cirebon ini, di Kabupaten Cirebon, kemudian nelayan di pantai utara semuanya, kepala Dinas Kelautan saya minta segera dibuatkan data yang memadai,” katanya dalam antara. 

Dedi Mulyadi di SMAN 2 Cikarang
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Lebih lanjut kata Dedi, saat ini masih dalam proses pendataan seluruh pekerja nelayan di seluruh Jabar.

Tujuannnya agar perlindungan asuransi dapat diberikan secara menyeluruh, dengan pembiayaan dari Pemprov Jabar dan dapat dikerjasamakan bersama pemerintah kabupaten dan kota.

Dijelaskan kalau perlindungan kesehatan dalam program tersebut mencakup seluruh penyakit yang ditanggung sesuai ketentuan. 

Sedangkan nelayan yang mengalami kecelakaan kerja mendapat santunan dan juga perlindungan.

"Kalau ada jaminan kematian, sampai anaknya mendapat beasiswa sampai dia selesai kuliah,” jelasnya.

Di sisi lain, KDM juga memastikan pula penataan trotoar dari gerbang tol hingga kawasan PPN Kejawanan, masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur Pemprov Jabar pada 2027.

Apabila akses menuju pelabuhan ditata dengan memperhatikan kondisi jalan, trotoar, penerangan, dan kebersihan kawasan bisa untuk menunjang kegiatan ekonomi dan pariwisata.

Dengan begitu, Dedi menekankan kawasan dari gerbang tol menuju PPN Kejawanan, dibersihkan dari bangunan liar yang berdiri di atas sungai.

Pasalnya, bangunan liar tersebut berpotensi menghasilkan sampah dan limbah, yang masuk ke aliran sungai hingga bermuara ke laut.

“Kalau ini sudah selesai tumbuh dengan baik, industri kelautannya berkembang, penangkapan ikannya tinggi, maka orientasinya bukan sekadar produksi kelautan, tapi produktivitas kepariwisataan,” ucap dia.(klw)

 

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral