- Tangkapan layar tiktok
Viral, Puluhan Link Video A Day in My Life Dijual di Medsos? Waspadai Scam dan Phishing
Akses Disebut Rp150 Ribu, Jangan Sembarangan Klik Link
Selain mengungkap jumlah konten, penyidik menemukan adanya sistem komersialisasi melalui grup media sosial. Akses ke grup tersebut disebut tidak gratis dan dikenakan biaya sekitar Rp150 ribu.
“Disebar ke platform sosial media, dikomersilkan kurang lebihnya untuk memasuki daripada komunitas atau grup untuk penjualan video tersebut itu Rp 150 ribu,” ungkap Anggi.
Menurut polisi, mekanisme akses dilakukan setelah pembayaran. Pembeli kemudian mendapatkan kode tertentu untuk dapat membuka konten.
“Biaya aksesnya itulah yang sejumlah senilai Rp 150 ribu. Tapi, setelah diakses, kemudian diberikan kode aksesnya, baru mereka bisa mengakses,” imbuhnya.
Dari aktivitas tersebut, polisi menyebut uang yang terkumpul mencapai sekitar Rp19 juta hingga kedua tersangka diamankan.
“Sampai dengan saat diamankannya, itu kurang lebih sudah terkumpul berdasarkan data yang berhasil diperoleh oleh penyidik kurang lebihnya Rp 19 juta,” kata Anggi.
Namun, informasi mengenai adanya sistem pembayaran tersebut tidak otomatis berarti setiap link yang beredar di internet merupakan link resmi atau aman.
Justru, ketika sebuah konten sedang viral, pengguna perlu lebih berhati-hati terhadap tautan yang meminta pembayaran, login akun, kode OTP, data kartu, atau informasi pribadi.
Modus Phishing Bisa Memanfaatkan Konten yang Sedang Viral
Konten viral sering membuat orang mencari informasi secara cepat. Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan siber dengan membuat tautan yang terlihat meyakinkan.
Link yang mengatasnamakan video viral bisa saja mengarahkan pengguna ke halaman login palsu, meminta data pribadi, meminta pembayaran melalui kanal tidak dikenal, atau mengarahkan pengguna mengunduh file dan aplikasi tertentu.
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak sembarangan membuka link yang dikirim melalui pesan pribadi, grup, maupun kolom komentar. Hindari memasukkan username, password, nomor kartu, PIN, atau kode OTP pada halaman yang tidak jelas asal-usulnya.
Jangan pula mengunduh aplikasi atau file hanya karena tautan tersebut mengklaim menyediakan akses ke video yang sedang viral.
Dalam kasus “A Day in My Life”, polisi menyebut MR dan MA kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Pondok Rajeg. Penyidik masih mendalami produksi sekitar 20 konten, mekanisme penjualan, serta distribusinya melalui media sosial.