- Tim tvOne - Abdul Rohim
Peringati Hari Pahlawan, Ratusan Siswa SD di Pati Sekolah Pakai Kostum Pahlawan
Pati, tvOnenews.com - Tak seperti hari biasanya, suasana di SD Muhammadiyah Pati pada Jumat (10/11/2023) tampak berbeda. Ratusan siswa yang mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan mengenakan aneka kostum pejuang, antara lain Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol, Patimura, pakaian veteran hingga baju doreng khas TNI.
Aksi memakai kostum pejuang dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ini disambut positif para siswa.
Salah satu siswi SD Muhamadiyah, Naura yang saat itu mengenakan kostum pejuang menyebut, bahwa hari ini ia memakai pakaian dengan tema pahlawan Martha Christina Tiahahu.
"Senang bisa ikut memeriahkan Hari Pahlawan di sekolahan. Hari ini saya memakai kostum Martha Christina Tiahahu, pahlawan nasional dari Maluku," kata dia.
Sementara itu, siswa lainnya Khalifatul Afzar mengaku memilih mengenakan kostum Pangeran Diponegoro karena suka dengan sosok pahlawan yang identik dengan surban dan jubah tersebut.
"Ini saya memakai kostum pahlawan Indonesia Pangeran Diponegoro. Saya mengidolakan Diponegoro sejak TK karena terlihat gagah, naik kuda pakai jubah dan surban," ujarnya .
Kepala SD Muhammadiyah Pati Sunarto mengatakan, Hari Pahlawan ini diharapkan bisa menjadi momen untuk mengenalkan tentang sejarah kepahlawanan yang telah memperjuangkan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan.
"Hari ini kita menggelar upacara Hari Pahlawan tujuannya untuk mengenalkan sejarah tentang kepahlawan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan," kata Sunarto.
Pada upacara tersebut, ungkap Sunarto pihaknya juga menghadirkan sejumlah veteran, salah satunya adalah Priyono. Priyono dihadirkan sebagai Inspektur Upacara sehingga menurutnya lebih mengena.
"Kita hari ini menghadirkan para Veteran biar mengena tentang sejarah perjuangan di Indonesia pada umumnya dan Pati pada khusyusnya. Dan ini sebagai wujud penghormatan kepada para veteran yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia," ungkap dia.
Ia juga menyampaikan, kostum yang dikenakan diberi kebebasan, sesuai dengan pahlawan yang menjadi idola siswa.
"Anak anak kita beri kebebasan untuk pakai kostum pahlawan pahlawan yang mereka idolakan," ujar Sunarto.
Sunarto berharap, hal itu bisa menjadi spirit bagi para siswa untuk memiliki semangat juang dalam meraih cita-cita.