- Tim tvOne - Galih Manunggal
Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru Menjamur di Jepara
Jepara, Jawa Tengah - Mendekati Hari Raya Idul Fitri, jasa penukaran uang baru menjamur di sepanjang Jalan Raden Ajeng Kartini, Jepara, Jawa Tengah.
Jasa penukaran uang baru di tepi jalan menjadi rujukan warga karena tanpa harus mengantre seperti di bank. Uang pecahan baru biasa digunakan untuk berbagi kepada anak-anak di saat Lebaran nanti.
Jasa penukaran uang baru mulai marak di mulai dari depan Kantor Bupati Jepara hingga perempatan Tugu Raden Ajeng Kartini. Setidaknya ada belasan lapak dadakan bermunculan penyedia jasa penukaran uang baru sejak sepekan terakhir.
Para pelaku jasa penukaran uang memilih tempat di Jalan Raden Ajeng Kartini karena lokasinya yang selalu ramai dilalui pengguna jalan. Pecahan uang baru yang disediakan bervariasi, dari seribu rupiah hingga dua puluh ribu rupiah.
Menurut seorang pelaku jasa penukaran uang, Sri Rejeki, minat warga dalam bertukar uang pecahan baru terbilang ramai dalam sepekan ini.
“ Ya lumayan ramai hampir setiap hari bisa menukarkan uang pecahan baru kisaran 15 hingga 20 juta rupiah kepada pelanggan. Yang paling banyak dicari pecahan Rp10 ribu, Rp5 ribu dan Rp2 ribu rupiah,” ujarnya.
Sebagai pengganti jasa penukaran uang warga dikenai biaya sepuluh ribu rupiah untuk setiap kelipatan seratus ribu rupiah.
“Per kelipatan seratus ribu nambah jasanya sepuluh ribu rupiah,” imbuhnya.
Penukaran uang baru ini telah menjadi kebiasaan bagi sebagian umat Muslim yang akan berbagi kepada anak-anak di saat Lebaran. Tak sedikit warga memilih jasa penukaran uang baru di tepi jalan daripada datang ke bank karena pelayanannya yang cepat dan tanpa mengantre.
“Ini buat lebaran nanti, kalau tukar di bank terlalu lama antre” ujar Widyawati salah seorang warga yang menukarkan uang. (Gml/Buz)