news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim SAR gabungan saat proses evakuasi warga yang tertimbun longsor..
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Bangunan Roboh Saat Hujan Lebat, Warga Tewas Tertimbun di Salatiga

Hujan deras yang turun sejak Minggu malam berujung tragedi di Kampung Butuh, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin dini hari (16/2/2026).
Senin, 16 Februari 2026 - 10:39 WIB
Reporter:
Editor :

Salatiga, tvOnenews.com - Hujan deras yang turun sejak Minggu malam berujung tragedi di Kampung Butuh, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin dini hari (16/2/2026).

Sebuah bangunan rumah yang masih dalam tahap konstruksi tiba-tiba roboh dan menewaskan seorang pekerja (kontraktor) yang sedang beristirahat di lokasi proyek.

Korban diketahui bernama Feri Ugi Waluyo, asal warga Karabaok, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara.

Saat kejadian, Feri bersama dua pekerja lainnya tengah mengerjakan pembangunan rumah warga berukuran sekitar 10 x 18 meter.

Kapolsek Tingkir Kompol Daryono, mengungkapkan, pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 WIB, ketiganya memutuskan beristirahat di ruang bawah bangunan berukuran kurang lebih 3 x 5 meter. Keputusan itu diambil karena hujan lebat yang terus mengguyur kawasan tersebut.

" Namun, pada pukul 02.30 WIB. Salah satu pekerja terbangun setelah mendengar suara keras menyerupai runtuhan tanah. Beberapa saat kemudian, tembok ruangan tempat mereka beristirahat longsor dan roboh," jelas Kapolsek.

Dua pekerja berhasil menyelamatkan diri, sementara Feri tidak sempat menghindar dan tertimbun material tanah serta bangunan. Dalam kepanikan, kedua saksi segera meminta bantuan Ketua RW dan warga sekitar.

Warga berupaya melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya. Setelah berjibaku di tengah kondisi gelap dan tanah basah, korban akhirnya berhasil ditemukan dan segera dilarikan ke RSUD Salatiga.

" Korban di bawa ke rumah sakit, namun saat sampai di instalasi Gawat Darurat, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka lecet di bagian wajah dan kepala, memar pada dada kanan, serta diduga meninggal dunia akibat asfiksia atau kekurangan oksigen karena tertimbun material bangunan," imbuhnya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. 

" Penyelidikan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. Kami mengimbau masyarakat, khususnya pelaku jasa konstruksi, agar lebih waspada dan mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat cuaca ekstrem," pungkasnya. (abc/buz)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral