news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Orang tua mahasiswa penerima beasiswa CSR audiensi dengan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Candra di ruang Joyokusumo, Setda Pati, Senin (6/7/2026)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Puluhan Orang Tua Mahasiswa Penerima Beasiswa CSR Geruduk Kantor Bupati Pati, Tuntut Kelanjutan Beasiswa

Puluhan orang tua penerima beasiswa corporate social responsibility (CSR) mendatangi Kantor Bupati Pati, Senin (6/7/2026). Mereka menuntut kejelasan atas bantuan pendidikan yang belum diterima selama tiga bulan terakhir atau sejak April 2026.
Senin, 6 Juli 2026 - 17:20 WIB
Reporter:
Editor :

Pati, tvOnenews.com – Puluhan orang tua penerima beasiswa corporate social responsibility (CSR) mendatangi Kantor Bupati Pati, Senin (6/7/2026). Mereka menuntut kejelasan atas bantuan pendidikan yang belum diterima selama tiga bulan terakhir atau sejak April 2026.

Program beasiswa mahasiswa dari keluarga kurang mampu ini merupakan inisiatif Sudewo saat masih menjabat aktif Bupati Pati.

Program tersebut menggunakan anggaran bersumber dari dana Tanggung Jawa Sosial dan LIngkungan (TJSL) perusahaan yang ada di Pati.

Penerima mendapat dukungan biaya hidup atau living cost senilai Rp1 juta hingga Rp2,5 juta per orang.

Aksi tersebut berujung pada audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah memastikan tunggakan beasiswa akan dicairkan pada pekan depan.

Beasiswa yang akan dibayarkan merupakan hak 183 mahasiswa dengan total anggaran sebesar Rp582 juta.

"Rencana minggu depan sudah kita laksanakan untuk pengiriman tiga bulan yang kemarin tertunda. Nominalnya Rp582 juta untuk semua mahasiswa, ada 183 mahasiswa," kata Chandra.

Ia juga menjanjikan pencairan beasiswa untuk periode Juli hingga September akan dilakukan pada bulan depan sehingga pembayaran kembali berjalan normal.

Keterlambatan pencairan, menurut Chandra, dipicu belum masuknya dana CSR dari sejumlah perusahaan yang selama ini menjadi penyandang program beasiswa tersebut. PT Juifa Internasional Foods yang dana CSRnya mencapai Rp1 miliar lebih juga belum memberikan kepastian.

Selain itu, petunjuk teknis penyaluran dari Bank Jateng baru diterbitkan pada awal Juli.

"Perusahaan-perusahaan yang lain juga baru mengabari kami akhir Juni kemarin. Juifa juga sampai sekarang belum memberikan informasi kepada kami tentang peruntukan beasiswa tersebut," ujarnya.

Molornya pencairan beasiswa itu sempat menimbulkan keresahan di kalangan penerima. Sejumlah mahasiswa mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan perkuliahan karena bantuan yang selama ini menjadi penopang biaya pendidikan belum kunjung diterima.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Chandra memastikan program beasiswa tidak akan dihentikan.

Pemkab Pati, kata dia, tengah membangun skema pendanaan bersama sejumlah lembaga dan perusahaan agar keberlangsungan program tetap terjaga.

"Sampai tiga tahun ke depan kami jamin bahwa hak-haknya mereka akan mereka dapatkan dengan semestinya," katanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:59
05:06
06:58
06:06
08:26
04:17

Viral