- Wahyu Kurniawan
Bripka Lanjar Pamuji, Polisi Ahli Patah Tulang Asal Kebumen yang Tanpa Pamrih Mengobati Masyarakat
Kebumen, Jawa Tengah - Dikenal karena kemampuannya dalam hal pengobatan alternatif untuk tulang dan mampu menyembuhkan pasien yang menderita dislokasi persendian serta pengobatan syaraf kejepit, nama Bripka Lanjar Pamuji, anggota Satlantas Polres Kebumen kini ramai jadi perbincangan.
Hampir setiap harinya, usai menjalankan tugasnya sebagai anggota polisi, Bripka Lanjar Pamuji yang merupakan suami dari Riana Faridatun, melanjutkan rutinitas tugasnya di rumah sebagai ahli pijat patah tulang.
Di rumahnya di Dukuh Watubarut, Desa Gemeksekti RT 02 RW 03 Kecamatan/Kabupaten Kebumen, dari berbagai usia dan berbagai kelas sosial terlihat berkumpul untuk mendapat pengobatan. Bahkan, tak sedikit pasien patah tulang yang tadinya akan dioperasi di rumah sakit memilih untuk berobat di sini.
Lanjar menuturkan semula dirinya tidak mengetahui jika memiliki kemampuan memijat. Hal tersebut baru disadarinya sekitar 10 tahun lalu, berawal saat dirinya memijat pasien bapaknya.
"Almarhum bapak saya profesinya tukang pijat mas, awalnya saya coba memijat pasien bapak. Sampai sekarang saya yang meneruskan secara otodidak, alhamdulillah ini hidayah dari Allah," ujar Lanjar saat ditemui usai memijat, Selasa (14/6/2022).
Untuk teknik memijat Lanjar punya ciri khas tersendiri. Tak sekadar memijat dengan menekan atau meremas bagian tubuh yang sakit.
Bagi pasien yang menderita patah tulang, bersiaplah sedikit merasakan sakit. Untuk mengembalikan tulang yang patah, lengan akan dipijat, ditarik, dan diluruskan.
"Mirip pijat pada umumnya, hanya saja saya sedikit lebih banyak seperti medis, memasang gips patahan menggunakan papan, dibalut kapas dan perban," terangnya.
Metode pemijatan yang dilakukan Bripka Lanjar disesuaikan dengan apa yang diderita pasien, seperti patah tulang, tulang geser/keseleo, stroke, dan syaraf kejepit.
Sementara minyak urut yang digunakan adalah racikan turun temurun yang diolah sendiri. Digunakan untuk membantu melemaskan dan menyembuhkan jaringan otot yang rusak.
Narwanto (58) salah seorang pasien asal Banyumas mengaku datang karena ada masalah di bagian pinggang. Dirinya baru dua kali datang, setelah temannya mengalami patah tulang akibat kecelakaan, pulih setelah dipijat Bripka Lanjar.
"Alhamdulillah, dua kali berobat di sini sudah terasa ringan jalannya setelah dipijat. Padahal sebelumnya saya sangat susah kalau jalan," ujar Narwanto satu dari pasien yang antri.