news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

korban aksi perampokan di Lumajang.
Sumber :
  • Tim tvOne/Wawa

Sekap dan Todongkan Senjata Api, Rumah di Lumajang Dikepung Perampok, Korban Coba Melawan tetapi Gagal

Komplotan perampok menyatroni rumah Susio (52) di Desa Bedayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/10/2023) dinihari. 
Rabu, 4 Oktober 2023 - 00:13 WIB
Reporter:
Editor :

Lumajang, tvOnenews.com - Komplotan perampok menyatroni rumah Susio (52) di Desa Bedayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/10/2023) dinihari. 

Dalam aksinya, para perampok mengancam korban yang berjumlah 3 orang menggunakan senjata tajam celurit, kayu, hingga senjata api. 

Aksi perampokan ini bermula saat sekelompok orang tiba-tiba mengepung rumah Susio sekira pukul 00.30 WIB. 

Saat itu, Susio tengah duduk di ruang tamu sambil memainkan telepon genggam miliknya. 

Sedangkan, istrinya, Marlina (46) dan putranya, Andre (21) tengah tidur di kamar masing-masing. 

Kawanan perampok itu kemudian berusaha memasuki rumah dengan cara mencongkel pintu dan jendela rumah Susio. 

Susio yang masih terjaga kemudian mengintip dibalik tirai. Melihat ada sekelompok orang hendak memasuki rumahnya, Susio langsung mundur untuk membangunkan istri dan anaknya serta mengambil sebilah clurit. 

"Saat saya ambil clurit itu anak saya sama istri kan teriak minta tolong, rampoknya ini malah ngamuk dan mendobrak pintu depan dan pintu belakang," kata Susio, Selasa (3/10/2023). 

Setelah berhasil memasuki rumah, 5 orang perampok langsung menggertak Susio dan keluarganya dengan senjata yang dibawanya. 

Bahkan, salah seorang perampok sempat memukul Susio di bagian lengan menggunakan clurit dan memecahkan meja ruang tamu. 

"Meja ini dipecah supaya saya gak teriak, saya dan istri dibawa ke ruang tamu didudukkan sambil tangan diikat, mulut istri saya diperban supaya gak teriak, kalau anak tetap disekap di kamarnya," terang Susio. 

"Kalau jumlahnya, yang saya tahu 7 orang, 5 orang masuk, yang berjaga diluar 2 orang sambil bawa bondet dan batu bata," tambah Andre, putra Susio. 

Setelah semua penghuni rumah sudah tidak berdaya, para pelaku dengan leluasa menguras harta korban dan berhasil membawa kabur 2 unit sepeda motor, perhiasan, dan uang tunai sebesar Rp350 ribu. 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Senduro Aiptu Gatot Subroto mengatakan, saat ini polisi tengah menyelidiki kasus perampokan tersebut. 

Menurutnya, polisi tengah mencari tahu pelaku perampokan. Pasalnya, menurut keterangan korban dan saksi, mereka tidak mengenali ciri-ciri pelaku sama sekali. 

"Sedang kami selidiki, korban dan saksi sudah kita periksa, keterangannya mereka tidak mengenali ciri-ciri pelakunya," pungkas Gatot. (wso/ebs)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral