- tim tvone - habib
Para Narapidana di Rutan Gresik Tadarus Alquran Selama Ramadhan
Gresik, tvOnenews.com - Para narapidana atau napi warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B, Cerme Gresik memilih mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan 1446 Hijriah dengan berbagai program kerohanian. Salah satunya tadarus Alquran setiap hari.
Para narapidana ini terlihat sangat khusyuk saat mengikuti tadarusan khataman Alquran yang digelar setiap hari di Masjid At-Taubah. Mereka duduk melingkar dengan pakaian rapi lengkap memakai sarung dan peci
Suasana penuh nuasa keagamaan itu membuat rumah tahanan yang lekat dengan kesan seram dan suram, kini tampak seperti layaknya pesantren.
Kepala Keamanan Rutan (KPR) Fajarisman mengatakan, Rutan kelas II B Gresik telah menyiapkan progam khusus untuk WBP selama bulan suci Ramadhan. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan ketaatan dan ketakwaan para napi muslim.
"Kegiatan Tadarus baca Alquran dilakukan dua kali habis salat dzuhur dan salat ashar dan dilanjutkan usai salat Tarawih sampai jam 09.00 WIB," ujarnya dalam rilis, Jumat (7/3).
Fajarisman menjelaskan tadarus Alquran dilakukan oleh puluhan warga binaan setiap harinya selama Ramadhan. Mereka membaca Alquran secara bergantian setiap perwakilan dari masing-masing blok.
"Alhamdulillah kegiatan Tadarus ini berjalan dengan khusuk dan di bulan Ramadhan tahun lalu 4 kali khataman Alquran," ungkapnya.
Dirinya berharap, dengan adanya tadarus di bulan Ramadhan ini menjadi momentum bagi warga binaan untuk intropeksi, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
"Semoga dengan adanya kegiatan tadarus ini menjadi amal dan berkah untuk warga binaan selama di bulan Ramadhan," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Yuliawan Dwi Nugroho berharap, tadarusan dan khataman Alquran dapat membawa manfaat yang baik bagi kepribadian para warga binaan, serta memperkuat keimanan mereka selama bulan suci Ramadhan.
"Ini langkah penting dalam membantu mereka memperbaiki diri, merenungkan perbuatan masa lalu dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik," tutupnya. (mhb)