news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang Sekolah SMAN Taruna Madani.
Sumber :
  • tvOne - ias

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani, Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Pasuruan-Probolinggo

Gubernur Khofifah resmikan sarana dan fasilitas SMAN Taruna Madani, rehabilitasi dan revitalisasi 22 SMA, SMK, SLB Negeri/Swasta di Pasuruan dan Probolinggo
Minggu, 18 Januari 2026 - 13:32 WIB
Reporter:
Editor :

Pasuruan, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan sarana dan fasilitas penunjang SMAN Taruna Madani Jawa Timur sekaligus rehabilitasi dan revitalisasi 22 SMA, SMK dan SLB Negeri/Swasta wilayah Pasuruan dan Probolinggo, Kamis (15/1).

 

Khofifah menyampaikan peresmian sarana prasarana (sarpras) fasilitas penunjang ini merupakan komitmen Pemprov Jatim dalam mencetak generasi emas berkarakter. 

 

"Ini merupakan wujud nyata kita bersama dalam menyediakan ruang belajar yang layak bagi putra-putri Jawa Timur guna mencetak generasi emas yang kompetitif dan berkarakter," katanya.

 

Khofifah mengatakan program ini tidak hanya perbaikan bangunan tetapi juga untuk menciptakan ekosistem belajar yang sehat. Mulai dari ruang kelas yang aman, sanitasi yang layak, fasilitas penunjang pembelajaran yang memadai, serta suasana sekolah yang ramah anak.

 

"Fasilitas sarpras ini adalah upaya untuk menjaga mutu pendidikan menengah dan vokasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, kebutuhan dunia kerja, dan tantangan masa depan," ujarnya.

 

Sementara rehabilitasi dan revitalisasi fasilitas penunjang yang diresmikan mencakup 22 sekolah SMA, SMK, dan SLB di wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Di wilayah Pasuruan menyasar 16 sekolah dengan anggaran mencapai Rp 16,33 miliar. 

 

Sekolah-sekolah tersebut antara lain SMAN Taruna Madani Jawa Timur, SMAS Al-Ma Hadul Islami Beji, SMAN 1 Pandaan, SMAN 3 Pasuruan, SMAN 1 Pasuruan, SMAN 1 Purwosari, SMA 45 Purwodadi Pasuruan, SMKN 1 Purwosari, SMKN 1 Grati, SMK Miftahul Huda Gempol, SMK Darul Ulum Purwodadi, SMK PGRI 4 Pasuruan, SLBN Pandaan, SLBN Bandaran, SLBN 1 Pasuruan, dan SMK Al-Yasini Wonorejo.

 

Sedangkan rehabilitasi dan revitalisasi yang diresmikan untuk Cabang Dinas Wilayah Probolinggo menyasar 6 sekolah yaitu SMAN Sukapura, SMAN 3 Probolinggo, SMAN 4 Probolinggo, SMA Taruna Dra. Zulaeha, SMAS Nurul Hasan, dan SLBN Gending. 

 

Rehabilitasi dan revitalisasi sarana dan fasilitas penunjang di wilayah Probolinggo menggunakan anggaran senilai Rp 7,38 Milyar.

 

Khofifah menjelaskan tantangan ke depan bukan hanya bangunan berdiri kokoh, tetapi juga memastikan bahwa fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran bermutu. Sedangkan revitalisasi dan rehabilitasi fisik harus diikuti dengan revitalisasi cara mengajar, cara belajar, dan cara memimpin sekolah. 

 

"Kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan perlu menjadikan momentum ini sebagai penguat budaya refleksi, inovasi, dan kolaborasi dalam pembelajaran," ujarnya.

 

Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jatim adalah dengan maksimalisasi dari seluruh kapasitas dan kompetensi siswa melalui talent DNA. "Kita sudah punya Bank Talent DNA, di Indonesia insyaallah yang sudah memiliki bank Talent DNA adalah pendidikan di Pemprov Jatim. Ketika instansi atau lembaga tertentu membutuhkan talent tertentu mereka sudah bisa mengunduh dari bank Talent DNA yang ada," ungkap Khofifah.

 

Menurut Khofifah menyampaikan bahwa Talent DNA ini sekaligus menjadi instrumen untuk mengidentifikasi dan memitigasi potensi dan kompetensi siswa. (ias)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral