- tim tvOne
Dihadapan Khofifah, Menteri Komdigi Puji Jatim Miliki DNA Talenta Digital
Surabaya, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia Meutya Hafid resmi meluncurkan Program Talenta Digital Jatim Mendunia dalam Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Jawa Timur dengan seluruh potensi yang dimiliki siap berperan sebagai co-creator dalam berbagai program strategis pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan ekosistem talenta digital nasional.
"InsyaAllah Jawa Timur rasanya sudah memungkinkan menjadi co creator, jadi kalau kreatornya semua dari Komdigi dari Jawa Timur Insya Allah sudah memungkinkan untuk menjadi co creator," ujarnya.
Penguatan ekosistem digital di Jawa Timur akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi kinerja pemerintahan, optimalisasi layanan publik, percepatan implementasi Satu Data Indonesia, serta peningkatan employability sumber daya manusia.
"Efisiensi bisa dimaksimalkan layanan publik bisa ditingkatkan, Satu Data Indonesia bisa diakselerasi dan kemudian employability juga akan bergerak signifikan," katanya.
Khofifah juga menegaskan pengembangan talenta digital harus bersifat terapan, bukan semata teoritis. Talenta digital harus memahami konteks industri dan pelayanan publik, siap berkolaborasi lintas sektor, adaptif, beretika, serta berorientasi pada solusi nyata.
Khofifah juga menyampaikan bahwa transformasi digital kini telah menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional. Berdasarkan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, tingkat penetrasi internet Jawa Timur mencapai 82,19 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 80,66 persen. Mayoritas pengguna internet berasal dari Generasi Z dan Milenial, disusul Generasi Alpha.
"Kondisi ini menegaskan bahwa masa depan digital Indonesia bertumpu pada kualitas talenta mudanya," tegasnya.
Sementara itu, Menkomdigi RI Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas komitmen Jawa Timur dalam pengembangan talenta digital. Ia menyebut Jawa Timur sebagai provinsi pertama yang melakukan nota kesepahaman dengan pemerintah pusat melalui Komdigi terkait Program Talenta Digital.
"Targetnya sangat optimis dan terukur betul-betul. Tentu kita akan memulainya lebih cepat dengan juga melibatkan kampus, akademisi hingga perusahaan kelas dunia untuk melatih Talenta Digital di Jawa Timur," ungkapnya.
Meutya menambahkan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi terdepan dalam adopsi teknologi, sehingga berpotensi menjadi motor penggerak pengembangan talenta digital nasional, termasuk pada sektor-sektor prioritas seperti teknologi kesehatan.
"Mungkin nanti bisa didorong pertumbuhannya ke bidang-bidang tertentu yang prioritas seperti teknologi kesehatan, jadi bisa kita sesuaikan," pungkasnya. (tvOnenews)