- tvOne - muhammad imron
Kasus KDRT di Selorejo Blitar, Polisi Beberkan Penyebab Kematian Korban
Blitar, tvOnenews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar mengungkap motif kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menewaskan perempuan berinisial SM (57), warga Desa Selorejo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Kasatreskrim Polres Blitar AKP Margono mengatakan, korban meninggal akibat kekurangan oksigen setelah mengalami serangkaian kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh suaminya.
“Dari hasil autopsi ditemukan air di saluran pernapasan korban. Itu yang menyebabkan korban kekurangan oksigen hingga meninggal dunia,” kata Margono, Rabu (4/2/2026).
Dari hasil penyelidikan, kekerasan terjadi setelah pasangan suami istri tersebut terlibat pertengkaran. Pelaku mengaku kesal karena merasa nasihatnya kerap diabaikan. Namun, polisi menegaskan kekerasan tersebut bukan kali pertama terjadi.
“Dari keterangan saksi-saksi, peristiwa KDRT ini sudah berulang,” ujar Margono.
Dalam kejadian terakhir, polisi menduga pelaku melakukan pemukulan, membenturkan kepala korban ke tembok, serta mencekik korban menggunakan selang. Korban juga disiram air. Meski bukan air panas, tindakan tersebut diduga berkontribusi terhadap masuknya air ke saluran pernapasan korban.
Polisi telah menetapkan suami korban sebagai tersangka dan menahannya di Mapolres Blitar setelah hasil autopsi dan gelar perkara dilakukan. Tiga saksi telah diperiksa, yakni tetangga, ketua RT yang membantu membawa korban ke puskesmas, serta pihak keluarga.
Kasus ini masih didalami untuk melengkapi berkas penyidikan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. Polisi menyatakan berkomitmen menindak tegas pelaku KDRT.
Pasangan tersebut diketahui telah menikah sekitar sembilan hingga sepuluh tahun dan memiliki dua anak berusia 8 dan 5 tahun. Polisi menyebut pendampingan psikologis akan diperlukan bagi anak-anak korban. (min/gol)