news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tujuh koper milik wisatawan Thailand hilang di Kawasan Wisata Bromo.
Sumber :
  • tvOne - Syahwan Kamahina

Turis Tailan Kehilangan Tujuh Koper di Kawasan Gunung Bromo

Ironisnya, kejadian ini berlangsung di jalur utama menuju destinasi kelas dunia yang setiap hari dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Senin, 16 Februari 2026 - 12:24 WIB
Reporter:
Editor :

Probolinggo, tvOnenews.com – Kasus raibnya tujuh koper milik wisatawan asal Tailan di jalur wisata Gunung Bromo menjadi perhatian publik. Peristiwa yang terjadi di wilayah Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2) pagi, dinilai mencoreng citra pariwisata nasional hingga internasional. 

 

Menurut Jhonni, agen travel, pencurian terjadi saat minibus rombongan diparkir di area pendopo jalur wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo. Kendaraan ditinggalkan dalam kondisi terkunci saat rombongan turun sejenak. Saat kembali, pintu mobil sulit dibuka dan bagian dalam sudah berantakan.

 

"Setelah dicek, tujuh koper milik wisatawan asal Tailan yang berisi barang berharga dan dokumen penting diketahui hilang tanpa bekas kerusakan kendaraan," terangnya.

 

Ironisnya, kejadian ini berlangsung di jalur utama menuju destinasi kelas dunia yang setiap hari dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

“Ini menunjukkan lemahnya sistem pengamanan. Tidak ada petugas khusus, tidak ada kamera pengawas, dan minim pengawasan,” jelas Jhonni.

 

Aparat dari Polres Probolinggo langsung melakukan penyelidikan, penggeledahan dan pengejaran. Upaya pelacakan sempat mengarah ke wilayah Kota Probolinggo setelah salah satu koper terdeteksi GPS. Namun hingga kini hasilnya belum membuahkan temuan berarti.

 

Kasus ini semakin memprihatinkan karena salah satu koper berisi paspor wisatawan. Akibatnya, korban harus mengurus dokumen ulang dan mengalami keterlambatan kepulangan.

 

Pengamat pariwisata Doni menilai insiden ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan pengelola kawasan wisata. “Jika keamanan tidak dibenahi, kepercayaan wisatawan asing bisa menurun. Ini ancaman serius bagi sektor pariwisata,” tegasnya. Senin (16/2).

 

Hilangnya barang bernilai puluhan juta rupiah tersebut kini bukan sekadar kasus kriminal biasa, tetapi menjadi cermin rapuhnya tata kelola keamanan destinasi wisata. Jika tanpa langkah tegas, kasus serupa dikhawatirkan kembali terulang dan merusak reputasi wisata Indonesia di mata dunia. (msn/ias)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral