- tim tvone - sandi irwanto
Pastikan Mudik Lebaran Aman, Kai Daop 8 Lakukan Perbaikan Rel Kereta
Untuk kesiapan Angkutan Lebaran 2026, terdapat 6 lokasi DAPSUS yang menjadi fokus pengawasan, terdiri dari 2 lokasi di lintas utara dan 4 lokasi di lintas selatan. Seluruh titik tersebut berada dalam pemantauan berkelanjutan dengan penempatan personel siaga dan dukungan peralatan yang memadai.
Sebagai bagian dari penguatan pengamanan perjalanan kereta api, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan penambahan personel siaga di sejumlah titik strategis, khususnya pada JPL tidak terjaga dengan lalu lintas kendaraan bermotor yang ramai serta di lokasi DAPSUS yang membutuhkan pengawasan ekstra.
Total petugas yang disiapkan selama masa Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 1013 personel, terdiri dari 856 petugas reguler dan 157 petugas ekstra. Petugas ekstra tersebut meliputi 40 PPJ Extra untuk kebutuhan pemeriksaan tambahan dalam kondisi tertentu, 106 PJL Extra untuk mengakomodasi jalur perlintasan tidak terjaga dengan tingkat lalu lintas kendaraan yang tinggi, serta 11 PJD Extra di sejumlah lokasi DAPSUS yang memerlukan penjagaan tambahan.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan secara strategis di emplasemen, dekat lokasi DAPSUS, serta di kantor resor agar mudah dijangkau. Kesiapan AMUS ini memungkinkan penanganan cepat apabila terjadi gangguan prasarana di lapangan.
Mahendro menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap aspek operasional.
“KAI berkomitmen memastikan seluruh prasarana, peralatan, serta personel dalam kondisi siap siaga 24 jam. Dengan kesiapan infrastruktur yang andal dan dukungan sumber daya yang memadai, kami optimistis dapat mendukung kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026, sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Mahendro.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan rel dan jembatan sebagai fondasi utama keselamatan perjalanan kereta api, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi perkeretaapian selama momentum Lebaran. (msi/hen)