- tim tvone - miftakhul erfan
355 Personil Siaga Amankan Perjalanan KA, Daop 7 Madiun Siapkan 2 KA Tambahan Jelang Lebaran 2026
Madiun, tvOnenews.com – PT KAI DAOP 7 Madiun telah menyiapkan sebanyak 355 personil gabungan untuk mengamankan perjalanan kereta api memasuki musim angkut lebaran tahun 2026.
Vice Presiden Daop 7 Madiun, Ali Afandi mengatakan selain keamanan perjalanan KA, pihaknya juga menyediakan 2 KA tambahan guna memastikan kenyamanan dan agar para pemudik tidak terlantar saat akan mudik.
“Kesiapsiagaan ini kita lakukan demi menciptakan keamanan perjalanan KA dan kenyamanan para pemudik ke kota tujuan,” kata Ali di kantor Daop 7 Madiun, usai memimpin apel, Jumat (13/3).
Meskipun di H-8 lebaran ini, suasana di pintu kedatangan penumpang Stasiun Madiun masih tampak sepi dari pemudik dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Yogja, dan Surabaya, namun demikian persiapan sudah dilakukan secara matang.
Personil gabungan yang disiagakan berasal dari TNI-POLRI, PT KAI DAOP 7 Madiun, hingga relawan perlintasan. Dari hasil mitigasi perlintasan, terdapat 3 lokasi rawan yang menjadi daerah pantauan khusus, dengan 9 personil yang siap siaga 24 jam nonstop.
“Dari hasil mitigasi prasarana jalan (perlintasan) memang ada 3 titik lokasi yang rawan atau pantauan khusus, kami siagakan 9 personil yang siap 24 jam,” imbuhnya.
Untuk sarana operasional, sebanyak 15 lokomotif telah disiapkan, dengan dua diantaranya ditetapkan sebagai lokomotif cadangan di posko Stasiun Kertosono dan Stasiun Madiun.
"KA tambahan yang disiapkan adalah KA Brantas tambahan yang berangkat dari Stasiun Blitar dan KA Motis (Motor Gratis) yang berangkat dari Stasiun Madiun," tegasnya.
Pihaknya memperkirakan puncak arus mudik di wilayah DAOP 7 Madiun akan terjadi pada tanggal 18 Maret atau H-3 lebaran, dengan prediksi jumlah pemudik yang turun sebanyak 16 ribu orang.
Meski demikian hingga saat ini ketersediaan tiket KA tambahan di Daop 7 Madiun masih tersedia, bagi para calon pemudik bisa melihat atau memesan tiket melalui aplikasi KAI Access atau langsung datang ke loket di stasiun KA terdekat.
“Agar perjalanan mudik anda lancar, maka datanglah ke stasiun minimal 1 jam sebelum keberangkatan agar tidak terjebak kemacetan dan tertinggal KA,” pungkas Ali. (men/hen)