news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sapi Limousin "Kriwul" Berbobot Satu Ton Milik Presiden Prabowo Siap Dikurbankan di Sidoarjo.
Sumber :
  • khumaidi

Sapi Limousin "Kriwul" Berbobot Satu Ton Milik Presiden Prabowo Siap Dikurbankan di Sidoarjo

Seekor sapi limousin seberat satu ton bernama Kriwul akan menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Sidoarjo pada Idul Adha 1447 H.
Senin, 25 Mei 2026 - 15:33 WIB
Reporter:
Editor :

Sidoarjo, tvOnenews.com – Seekor sapi limousin seberat satu ton bernama Kriwul akan menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Sidoarjo pada Idul Adha tahun ini. Di balik bobotnya yang jumbo, ada kisah tiga tahun perawatan penuh kesabaran dari peternaknya.

Kriwul dibeli dengan harga Rp102 juta dari peternak lokal di Desa Pesawahan, Porong, Sidoarjo. Angka itu jauh melambung dari harga awal saat dibeli.

"Saya beli Kriwul dari Probolinggo waktu umurnya 1,5 tahun. Harganya Rp14 juta waktu itu," cerita Koyik, pemilik sekaligus perawat Kriwul, Senin (25/5/2026).

Sejak itu, Kriwul dirawat seperti anak sendiri. Tanpa pakan kimia, pola makannya murni alami. 

"Makanannya hanya rumput, singkong, plus vitamin herbal. Saya rawat seperti anak sendiri," ujar Koyik.

Perawatan intensif selama tiga tahun itu membuahkan hasil. Bobot Kriwul terus naik hingga menembus 1 ton di usia 4,5 tahun. Postur besar dan kesehatannya yang terjaga membuat sapi ini terpilih menjadi bantuan kurban Presiden.

Rencananya, penyembelihan Kriwul akan dilakukan di wilayah Jabon, Sidoarjo. Dagingnya akan dibagikan langsung kepada warga yang membutuhkan.

Penyerahan hewan kurban dari Presiden ke daerah memang menjadi agenda rutin setiap Idul Adha. Untuk tahun ini, sapi limousin Kriwul menjadi representasi dari Sidoarjo. Pemilihan sapi lokal juga diharapkan bisa mengangkat semangat peternak daerah.

"Semoga berkah untuk warga Sidoarjo. Ini rezeki buat semua," pungkas Koyik. (khu/far)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
01:41
02:14
15:39
01:02
02:30

Viral