news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Rekayasa Begal di Probolinggo Terbongkar.
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Rekayasa Begal di Probolinggo Terbongkar, Perawat Jual Motor Ayah karena Terdesak Ekonomi

Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya terungkap.
Kamis, 4 Juni 2026 - 10:02 WIB
Reporter:
Editor :

Probolinggo, tvOnenews.com – Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya terungkap. Seorang pria yang sebelumnya mengaku menjadi korban begal ternyata merekayasa peristiwa tersebut karena alasan ekonomi.

Hal itu diungkapkan oleh Nugroho Priyo Wicaksono, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, saat memberikan klarifikasi di Mapolsek Kraksaan, Rabu (3/6).  

Dalam keterangannya, Nugroho yang sehari-hari berprofesi sebagai perawat pada RSUD Waluyo Jati Kraksaan ini, mengakui bahwa peristiwa pembegalan yang diklaim terjadi pada Senin malam (1/6) di Jalan Wahidin Sudirohusodo tidak pernah terjadi.

“Saya membuat berita hoaks tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi,” kata Nugroho.

Nugroho menjelaskan bahwa sepeda motor yang dikendarainya, yang merupakan milik ayahnya, telah ia jual. Untuk menutupi perbuatannya, ia kemudian merekayasa cerita seolah-olah menjadi korban pembegalan dengan cara melukai dirinya sendiri.

“Dengan ini saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Probolinggo, serta kepada pihak kepolisian, terutama Kapolres Probolinggo. Saya menyesali perbuatan saya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur mengatakan bahwa kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga pengecekan terhadap luka yang dialami pelapor.

“Dari hasil pemeriksaan, luka yang dialami tidak sesuai dengan ciri-ciri luka akibat senjata tajam. Setelah didalami, yang bersangkutan mengaku melukai dirinya sendiri di rumahnya,” kata Kompol Masykur.

Ia menjelaskan, setelah merekayasa kejadian tersebut, Nugroho kemudian menjual sepeda motor milik ayahnya kepada seseorang. Kecurigaan polisi semakin menguat setelah menemukan sejumlah kejanggalan dalam keterangan yang diberikan.

“Ketika kami undang untuk menjelaskan kronologi kejadian secara rinci, akhirnya yang bersangkutan mengakui bahwa cerita pembegalan itu tidak benar,” ujarnya.

Kompol Masykur menambahkan, setelah pengakuan tersebut, pihak kepolisian memberikan pembinaan karena perbuatannya telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Setelah mengakui perbuatannya, yang bersangkutan juga menyampaikan permintaan maaf melalui video karena informasi yang disebarkannya telah meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (wso/hen)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:51
02:15
01:13
01:29
06:13
04:06

Viral