- Tim tvone - tim tvone
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp2,27 Miliar di Kota Probolinggo, Perkuat Kemandirian Percepat Pengentasan Kemiskinan
Tidak hanya itu, bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) dan tali asih juga diberikan kepada 27 pilar sosial yang terdiri atas Pendamping Disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dengan total nilai Rp78,6 juta.
Sebagai bentuk penguatan ekonomi masyarakat, Pemprov Jawa Timur melalui sinergi bersama BUMD juga menyalurkan zakat produktif senilai Rp50 juta kepada 100 penerima manfaat. Masing-masing penerima memperoleh bantuan modal usaha sebesar Rp500 ribu.
Khofifah menegaskan bahwa bantuan yang bersifat pemberdayaan seperti zakat produktif dan bantuan bagi keluarga miskin ekstrem diharapkan mampu menjadi pengungkit ekonomi keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik pinjaman berbunga tinggi atau rente.
"Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat di saat memang ada yang dipakai untuk modal, yang bersifat empowering, tapi ada juga yang charity," harap Khofifah.
Ia kembali menekankan bahwa Bansos ini adalah wujud upaya bersama untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kemandirian keluarga penerima manfaat. Ia berharap agar bantuan yang disalurkan bukan sekedar bantuan sesaat, tapi bagaimana bantuan itu bisa berkelanjutan dan adaptif.
"Kalau disabel lansia kurang mampu di atas 70 tahun itu sifatnya charity. Tapi kalau untuk kemiskinan ekstrem, zakat produktif itu sifatnya lebih pemberdayaan ekonomi. Harapan kita kalau yang zakat produktif itu bisa apa memutus mata rantai rente di masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pilar sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan sosial di lapangan, mulai dari pendamping sosial, TKSK, TAGANA, SDM PKH Plus, hingga pendamping disabilitas.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program perlindungan sosial tidak terlepas dari peran para pilar sosial yang secara langsung mendampingi masyarakat dan memastikan bantuan diterima oleh mereka yang berhak.
"Semoga pengabdian panjenengan semua menjadi amal jariyah dan membawa manfaat yang luas bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Saya yakin pilar-pilar sosial akan terus menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perlindungan sosial yang semakin responsif dan tepat sasaran bagi masyarakat," tegasnya.