- dok.kolase tvOnenews.com / Instagram Yakuza Magenes
Ternyata ini 3 Pondok Pesantren di Malang yang Disegel karena Kasus Dugaan Pelecehan pada Santriwati
Jakarta, tvonenews.com- Kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren (Ponpes) kembali menjadi perhatian, kali ini terjadi di Malang. Sekitar 3 Ponpes disegel karena kasus tersebut.
Kasus ini terkuak, setelah adanya laporan salah satu korban yang merupakan santriwati dari Pondok Pesantren Nurul Izzah di Bululawang, Malang, Jawa Timur.
Korban diketahui melapor kepada salah satu organisasi agama dan sosial, bernama Yakuza Maneges yang belum lama ini diresmikan di Jawa Timur.
Dalam keterangan Yakuza Maneges di media sosial, pihaknya sudah menerima laporan sebanyak 4 santriwati menjadi korban diduga mengalami pelecehan.
"Yakuza Maneges ungkap pelecehan 4 santriwati oleh mantan Kiai, bapak Musta'in Romli Pondok Pesantren Nurul Izzah Bululawang, Malang," dalam Instagram Yakuza_Maneges, Rabu (17/6).
Kasus ini akan didalami oleh Kepolisian Malang dan terduga pelaku dikabarkan sudah ditangkap.
Dugaan peristiwa terjadi dalam rentang waktu yang panjang, sekitar 20 tahun lalu. Yakuza sebagai organisasi agama dan sosial tersebut melakukan penyegelan 3 Ponpes.
*Kasus ini tengah dikonfirmasi oleh tvonenews.com, bertanya dengan pihak terkait untuk mengetahui lebih jauh*
Ketiga Ponpes tersebut masih dalam satu kawasan, di wilayah Bululawang, Malang yang disebutkan saling berdekatan. Dengan nama Ponpes Nurul Izzah yang dimiliki oleh terduga pelaku.
"ini pesan untuk semuanya kami tim hukum dari yakuza maneges, berpesan jangan sampai siapapun lakukan pelecehan dan tindakan menyimpang atas nama atau dasar agama. Itu tidak kita terima, kita juga meminimalisir korban terbaru, apabila ada yang mau menitipkan anaknya ke sini kan bahaya, ini patut diduga karena terjadi sudah kurang lebih 20 tahun," katanya.
"Ada 3 pondok disegel yang ternyata dimiliki satu orang, yang merupakan terduga pelaku di satu desa ini (berdekatan). Kami tetap akan mengawal laporan kami, dan sudah direspon baik oleh Polres Malang," dalam youtube beritajatimtv, Rabu (17/6).
Merangkum dari media sosial @infomalangan, Polres Malang sudah menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka.
Sebagaimana proses penetapan tersangka oleh Kepolisian dilakukan setelah melewati serangkain pemeriksaan sejak 13 Juni 2026. Pelaku disebutkan dijerat dengan UU tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) dan UU Perlindungan anak.
Disampaikan juga, kalau seluruh santri dari ponpes tersebut telah dipulangkan ke wali masing-masing, dan proses belajar mengajar dihentikan sementara waktu.
Perlu diketahui, Yakuza Maneges hadir karena digagas oleh Gus Thuba Topo Broto Maneges. Organisasi yang mengusung semangat merangkul orang-orang yang ingin memperbaiki diri agar bisa kembali menjalani kehidupan yang lebih baik melalui kegiatan sosial dan dakwah.
Mengenal Ponpes Nurul Izzah Bululawang, Malang
Pondok pesantren atau Ponpes secara umum dipahami, sebagai pusat pendidikan yang mengajarkan ilmu dan pengetahuan agama islam.
Berdasarkan hasil penelusuran tvonenews.com pada Rabu (17/6) kalau Ponpes ini dikelola oleh Kiai, bapak Musta'in Romli, ini disampaikan dalam medsos Yakuza Maneges.
Jika dicari di media sosial, banyak ponpes bermunculan pakai nama Nurul Izzah. Namun ada satu akun bernama Nurul Izzah muncul diTiktok dengan @Mts Nurul Izzah atau Madrasah Tsanawiyah Nurul Izzah.
Sekolah yang masuk dalam Yayasan Pendidikan Nur Izzah Romli dengan alamat Lumbangsari, Bululawang, Malang.(klw)
*Sejauh ini, tvonenews.com mencoba menghubungi pihak Yakuza Maneges dan Mts Nurul Izzah untuk mengetahui lebih lengkap nama Ponpes Nurul Izzah, dan apakah Mts tersebut masuk dalam penyegelan atau tidak*.