- tvOne - wawan sugiarto
Harga Bawang Merah di Probolinggo Anjlok, Jadi Yang Terendah di Tahun 2026
Probolinggo, tvOnenews.com – Harga bawang merah di Pasar Bawang, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, merosot tajam menjelang panen raya di sejumlah daerah. Saat ini, harga komoditas tersebut tercatat sebagai yang paling rendah sepanjang tahun 2026.
Berdasarkan pantauan pada Senin (20/7), harga bawang merah dijual mulai Rp14 ribu hingga Rp26 ribu per kilogram, bergantung pada ukuran dan kualitas. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan beberapa waktu lalu yang masih berada di kisaran Rp25 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram.
Pedagang bawang merah, Siti Juhaningsih, mengatakan penurunan harga mulai terasa sekitar dua pekan terakhir. Bahkan, harga terendah kini sudah menyentuh Rp14 ribu per kilogram.
"Penurunan harga sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir. Sekarang harga paling murah Rp14 ribu per kilogram. Sebelumnya bawang ukuran super gross masih dijual Rp26 ribu per kilogram, tetapi hari ini sudah tidak ada lagi," ujarnya.
Siti menjelaskan, anjloknya harga dipengaruhi mulai berlangsungnya panen raya di sejumlah daerah sentra bawang merah, seperti Probolinggo, Nganjuk, Brebes, dan Bima. Melimpahnya pasokan membuat harga di tingkat pedagang terus terkoreksi.
"Untuk sampai kapan harga turun saya belum bisa memastikan. Namun kemungkinan pada Agustus nanti harga bawang merah masih bisa kembali turun," tambahnya.
Pedagang lainnya, Agus Zainal Arifin, juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, harga bawang merah yang dijual saat ini berkisar Rp17 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram. Penurunan tersebut sudah terjadi selama kurang lebih 13 hari terakhir.
"Turunnya harga karena panen raya mulai berlangsung di berbagai daerah, seperti Probolinggo, Nganjuk, dan daerah lainnya. Sebelumnya harga bawang merah sempat menyentuh Rp50 ribu per kilogram," katanya.
Diperkirakan, penurunan harga masih akan berlanjut mengingat puncak panen raya diprediksi berlangsung pada Agustus hingga September. (wso/gol)