news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Indonesia Kampanyekan Gerakan ASRI dalam Pertemuan 9th ASEAN Smart Cities Network.
Sumber :
  • Istimewa

Indonesia Kampanyekan Gerakan ASRI dalam Pertemuan 9th ASEAN Smart Cities Network

Indonesia terus berkomitemn dalam mewujudkan kota cerdas dengan mengoordinasikan implementasi ASEAN Smart Cities Framework (ASCF) dan Smart City Action Plans (SCAPs) di enam kota anggota Indonesia, yakni DKI Jakarta, Kabupaten Banyuwangi, Kota Makassar, Kabupaten Sumedang, Kota Semarang, dan Kota Denpasar dengan menjalankan 18 program smart city.
Selasa, 21 Juli 2026 - 19:59 WIB
Reporter:
Editor :

Banyuwangi, tvOnenews.com - Indonesia terus berkomitemn dalam mewujudkan kota cerdas dengan mengoordinasikan implementasi ASEAN Smart Cities Framework (ASCF) dan Smart City Action Plans (SCAPs) di enam kota anggota Indonesia, yakni DKI Jakarta, Kabupaten Banyuwangi, Kota Makassar, Kabupaten Sumedang, Kota Semarang, dan Kota Denpasar dengan menjalankan 18 program smart city.

Hal itu ditekankan oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA dengan memperkuat kolaborasi pengembangan kota cerdas di kawasan ASEAN dalam the 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting.

“Program smart city yang terkoordinasi melalui Asean Smart City Network kita ada 18 di 4 daerah yang isinya mencakup digitalisasi layanan publik, penguatan ekonomi lokal, mobilitas perkotaan, layanan kesehatan berbasis teknologi, hingga pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Safrizal, Selasa (21/7/2026).

Langkah Indonesia dalam merealisasikan kota cerdas semakin diwujudkan dengan bergabungnya Kota Semarang dan Kota Denpasar sebagai anggota baru ASCN.

Tercatat, saat ini enam kota Indonesia telah tergabung dalam anggota ASCN.

Safrizal menjelaskan keikutsertaan dua kota baru tersebut memperluas peluang pemerintah daerah untuk membangun kemitraan internasional, mengakses inovasi, serta mengembangkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan gtersebut, pemerintah Indonesia turut membawa isu pengelolaan sampah yang menjadi salah satu agenda strategis.

Safrizal menekankan Indonesia mendorong pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dipadukan dengan percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WTE).

“Pendekatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi regional dalam mewujudkan kota yang lebih bersih, tangguh, dan rendah emisi,” ujarnya.

Safrizal menegaskan pembangunan kota cerdas tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Kemendagri akan terus memperkuat pembinaan kepada pemerintah daerah, memfasilitasi implementasi Smart City Action Plans, memperluas kemitraan internasional, serta memastikan kota-kota Indonesia semakin berkontribusi dalam pembangunan perkotaan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat ASEAN,” pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral