- tvOne - miftakhul erfan
Soroti Isu Siswa Titipan, Gus Ipul Tegaskan Seleksi Sekolah Rakyat Berbasis Data
Ngawi, tvOnenews.com – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan tidak ada praktik penitipan siswa, guru, maupun pegawai di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT). Semua yang terlibat di sana lolos melalui seleksi ketat berbasis data.
Pernyataan ini disampaikan langsung Gus Ipul saat melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu sore (19/9).
"Di Sekolah Rakyat ini tidak ada dan tidak boleh ada siswa titipan. Semua berdasarkan seleksi, dari desil 1 dan desil 2," ujar Gus Ipul.
Ia menjelaskan, para peserta didik bukan didaftarkan secara biasa, melainkan dijangkau berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya dari kelompok desil 1 dan 2, golongan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.
"Tidak ada namanya siswa titipan. Begitu juga guru hingga pegawai sekolah, semuanya hasil penjarangan yang ketat," tegasnya.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan berkualitas yang diberikan secara cuma-cuma bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Selain berdialog langsung dengan siswa serta orang tua mereka, kunjungan ini juga bertujuan meninjau perkembangan kegiatan belajar mengajar yang sudah berjalan lebih dari sebulan, sekaligus memeriksa kesiapan sarana dan prasarana gedung yang diharapkan bisa menampung lebih dari 1.000 siswa dari keluarga tidak mampu atau anak putus sekolah.
Gus Ipul menyebutkan, saat ini terdapat 81 Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi, namun belum memiliki gedung sendiri. Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar sementara menumpang di gedung milik pemerintah setempat.
“Khusus di Ngawi ini sekolah rakyat nya tanpa diawali dengan sekolah rintisan, tapi langsung menggunakan gedung permanen, dimana tanahnya disediakan oleh pak Bupati, pembangunannya oleh Kementrian PU atas arahan bapak Presiden,” pungkasnya.
Dalam kunjungan kerja Menteri Sosial di Sekolah Rakyat Terintegrasi ini, hadir pula Bupati Ngawi Oni Anwar, perwakilan dari BPS, Kementerian Sosial, serta seluruh orang tua siswa Sekolah Rakyat. (men/gol)