- rohmadi
13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang
Jombang, tvOnenews.com — Penantian panjang keluarga Surono (37), korban KM Virgo yang merupakan warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, akhirnya berujung kepastian.
Setelah 13 hari dinyatakan belum ditemukan dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8, Surono akhirnya berhasil ditemukan. Namun, kabar tersebut sekaligus membawa duka karena korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi penemuan Surono diterima keluarga pada Minggu (27/9) malam, sekitar selepas maghib. Kabar tersebut disampaikan pihak kepolisian kepada keluarga.
Adik ipar Surono, Ari Supriyatin, mengatakan ciri-ciri korban yang ditemukan sesuai dengan data yang sebelumnya diserahkan keluarga kepada Tim DVI di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
“Dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas yang sudah menemukan keluarga saya. Walaupun dalam keadaan tidak panjang umur, ini memang musibah, tidak bisa ditolak juga,” kata Ari saat ditemui di rumah duka, Selasa (29/9).
Kepastian mengenai identitas Surono bermula ketika keluarga menerima sejumlah foto korban melalui grup WhatsApp Basarnas.
Ari bersama keluarga kemudian mencermati satu per satu foto tersebut. Dari bentuk tubuh hingga bagian kaki, keluarga melihat adanya kemiripan yang kuat dengan Surono.
“Kita punya insting bahwa salah satu dari foto itu kakak saya. Melihat dari bentuk bodinya, dari bentuk kaki-kakinya itu identik dengan kakak saya,” ujarnya.
Keluarga kemudian berkomunikasi dengan petugas di Banjarmasin untuk memastikan identitas korban. Tak hanya bentuk fisik, sejumlah tanda khusus semakin menguatkan dugaan tersebut.
Salah satunya adalah tato berbentuk belati atau pisau yang berada di tangan kanan Surono.
“Tato tangan kanan gambar belati/pisau,” kata Ari.
Keluarga juga mengenali ciri pada bagian gigi Surono. Selain itu, sejumlah barang pribadi yang masih melekat pada korban turut menjadi petunjuk dalam proses identifikasi.
“Terus ternyata kakak saya itu bawa dompet. Masih melekat. Sama tiket perjalanan itu, sama karcis itu,” ungkap Ari.
Surono menjadi salah satu korban dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa.
Ia diketahui berangkat menuju Banjarmasin untuk bekerja sebagai kernet truk pengangkut sayuran. Dalam perjalanan tersebut, Surono berada satu kendaraan dengan sopir truk bernama Yahya yang berhasil selamat.
Sebelum kecelakaan, perjalanan Surono berlangsung seperti biasa. Namun, setelah kapal mengalami kondisi kritis, keluarga hanya mendapatkan informasi bahwa Surono sedang berada di ruang tidur kapal.
Ia kemudian dibangunkan ketika kapal mulai miring dan air masuk ke dalam kapal. Sejak saat itu, keluarga harus menjalani hari-hari penuh ketidakpastian. Penantian tersebut akhirnya berakhir pada hari ke-13 setelah pencarian dilakukan.
Bagi keluarga, ditemukannya Surono menjadi kepastian yang sekaligus membawa kesedihan mendalam. Namun, keluarga mengaku bersyukur karena kini dapat memberikan penghormatan terakhir.
“Yang penting kita bisa memberi penghormatan terakhir kepada kakak saya, dan semoga kakak saya juga mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan,” tutur Ari.
Suasana rumah duka Surono di Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang, mulai dipadati warga pada Selasa (29/9/2026).
Sejumlah pelayat, perangkat desa, hingga petugas Jatim Social Care (JSC) Dinas Sosial Jawa Timur datang untuk memberikan dukungan kepada keluarga.
Mereka juga bersiap mendampingi proses pemulangan hingga pemakaman jenazah Surono.
Bagi keluarga, kepulangan Surono menjadi akhir dari penantian panjang setelah kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Meski kepulangan tersebut tidak seperti yang diharapkan, keluarga kini dapat mengantarkan Surono untuk mendapatkan penghormatan terakhir dan dimakamkan di kampung halamannya. (roi/far)