- Kolase tim tvOnenews
Heboh Link Video Bilqis Selebgram Banyuwangi, Waspada Jebakan Scam dan Phishing di Balik Tautan Viral
- Kolase tim tvOnenews
Di sisi lain, muncul berbagai unggahan yang mengaitkan nama Bilqis dengan materi bermuatan asusila. Pihak keluarga bersama kuasa hukum kemudian mengambil langkah hukum dan meminta masyarakat tidak menyimpan maupun menyebarluaskan materi yang dikaitkan dengan Bilqis.
Link Viral Bisa Menjadi Umpan Scam dan Phishing
Meningkatnya pencarian terhadap nama Bilqis membuat tautan dengan berbagai klaim mengenai video tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pola semacam ini bukan hal baru di internet. Ketika sebuah nama atau video menjadi viral, pelaku dapat menggunakan rasa penasaran pengguna sebagai social engineering.
Judul seperti “video lengkap”, “link asli”, atau “tonton di sini” dapat digunakan untuk mengarahkan korban menuju halaman yang tidak berkaitan dengan konten yang dicari.
OJK sebelumnya mengingatkan bahwa tautan yang dikirim melalui pesan atau media sosial dapat menjadi sarana phishing. Dalam salah satu peringatannya, OJK menyebut tautan berbahaya dapat digunakan untuk mencuri data pribadi hingga menguras rekening. Masyarakat diminta tidak mengeklik tautan sembarangan.
Kementerian Komunikasi dan Digital juga pernah menemukan kasus tautan yang disebarkan melalui media sosial tidak mengarah ke situs resmi dan terindikasi sebagai phishing. Dalam kasus lain, tautan palsu mengarahkan pengguna ke formulir digital yang meminta data pribadi.
Artinya, semakin besar rasa penasaran terhadap sebuah “link video viral”, semakin penting untuk berhenti sejenak sebelum mengeklik tautan yang beredar.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain alamat situs yang tidak dikenal, domain yang menyerupai situs resmi, permintaan login secara tiba-tiba, permintaan kode OTP atau kata sandi, serta instruksi mengunduh aplikasi atau file tertentu.
Pengguna juga sebaiknya tidak memasukkan nomor telepon, alamat email, kata sandi, data rekening, PIN, maupun kode OTP hanya karena diarahkan oleh sebuah tautan yang ditemukan di media sosial.
Kasus Bilqis Sudah Masuk Proses Hukum, Jangan Sebarkan Tautan Sembarangan
Di tengah ramainya pembahasan tersebut, pihak Bilqis melalui Kantor Hukum Harsa & Partners telah menyampaikan somasi terbuka.
"Somasi dan peringatan terbuka, kami dari kantor hukum Harsa & Partner selaku penasihat hukum dari saudara Bilqis Luvena Danendra dan keluarga," ujar kuasa hukum Bilqis.