- tim tvone - tim tvone
Modus Tak Biasa, 4 Klip Diduga Narkoba Disembunyikan di dalam Ayam Goreng, Berhasil Digagalkan Petugas Lapas Surabaya
Sidoarjo, tvOnenews.com — Petugas Lapas Kelas I Surabaya Kanwil Ditjenpas Jatim menggagalkan upaya penyelundupan narkotika, diduga jenis sabu dengan modus menyembunyikannya di dalam ayam goreng krispi. Empat klip berisi narkotika diduga jenis sabu dengan total berat bruto 17,11 gram, ditemukan saat petugas memeriksa makanan yang dibawa seorang pengunjung berinisial AM (62), warga Surabaya, yang akan mengunjungi warga binaan berinisial BSN (21) kasus narkotika pidana 8 tahun subsider 3 bulan.
Dari pemeriksaan awal, BSN mengaku ayam tersebut merupakan titipan untuk warga binaan lain berinisial MAB (28) kasus narkotika pidana 7 tahun sub 3 bulan. Dari keterangan MAB, aksi tersebut juga melibatkan warga binaan lain berinisial DD (28) kasus narkotika pidana 7 tahun subsider 4 bulan.
DD diketahui berperan mengoordinasikan pihak di luar Lapas untuk menyiapkan paket narkotika dan menyerahkannya kepada AM. Penyerahan dilakukan melalui pertemuan di kawasan luar Lapas sebelum makanan tersebut dibawa masuk untuk diberikan kepada BSN.
Atas temuan tersebut, Lapas Kelas I Surabaya berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo untuk melakukan pemeriksaan awal. Hasil penimbangan menunjukkan empat klip masing-masing memiliki berat bruto 4,12gram, 4,83 gram, 3,78 gram dan 4,24 gram dengan total berat bruto seluruhnya mencapai 17,11 gram.
Menanggapi pengungkapan tersebut, Kalapas Kelas I Surabayamelalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Anak Agung Gde Joni,menegaskan bahwa pemberantasan narkotika menjadi komitmen yang terus diperkuatjajaran Lapas.
“Pemberantasan narkotika merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya mewujudkan Lapas dan Rutan yang bersih dari peredaran narkotika, kami akan terus memperketat pengawasan karena modus penyelundupan terus berkembang dansemakin beragam,” ucapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan tersebut tidak terlepas dari ketelitian petugas dalam melakukan pemeriksaan serta sinergi dengan stakeholder terkait.
“Barang bukti dan warga binaan yang diduga terlibat akan kami serahkan kepada Polresta Sidoarjo untuk proses lebih lanjut dan keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dengan stakeholder lainnya, sehingga sinergitersebut harus terus diperkuat agar upaya pemberantasan narkotika dapat dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (hen)