news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lapak pedagang daging sapi di Pasar Baru Lumajang sepi pembeli akibat wabah PMK.
Sumber :
  • tvone - wawan s

Dampak PMK, Lapak Penjual Daging di Pasar Lumajang Sepi Pembeli

Dampak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak tampaknya tidak hanya dirasakan oleh peternak sapi maupun kambing.
Sabtu, 18 Juni 2022 - 07:38 WIB
Reporter:
Editor :

Lumajang, Jawa Timur- Dampak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak tampaknya tidak hanya dirasakan oleh peternak sapi maupun kambing. Para pedagang daging kambing, di Pasar Baru Lumajang juga merasakan imbas dari merebaknya wabah yang tak kunjung berakhir tersebut. 

Salah satunya adalah Yanip. Ia mengaku jika dagangannya hampir satu bulan terakhir sepi pembeli. 

Biasanya, untuk memenuhi kebutuhan daging kambing warga Lumajang, Yanip dan 6 pedagang daging kambing lainnya rata-rata harus memotong satu hingga dua ekor kambing perhari. 

Namun sebulan belakangan Yanip hanya memotong satu ekor saja. Itu pun terkadang tidak sampai terjual semua. 

"Sekarang pasarnya sangat sepi, kalau biasa itu dua ekor, tapi ini sepi sekali, satu ekor itu aja baru habis empat hari kemudian ," kata Safik di Pasar Baru Lumajang, Sabtu(18/6/2022). 

Disisi lain, meski saat ini wabah PMK merebak, namun harga kambing justru semakin mahal menyusul masih ditutupnya semua pasar hewan. 

"Berbeda dengan harga sapi yang anjlok, harga kambing sekarang justru cenderung mengalami kenaikan, sementara untuk harga jual dagingnya masih tetap 140 hingga 150 ribu per kilogramnya," imbuhnya. 

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Hendra, salah satu pedagang daging sapi. Menurutnya, banyak pelanggannya yang mulai mengurangi porsi belinya khususnya pedagang bakso. 

Sebab, menurut pengakuan penjual bakso tersebut, sejak PMK menyerang Lumajang, banyak masyarakat yang takut mengkonsumsi bakso. 

Padahal menurut pemerintah, daging dari  sapi yang terpapar PMK masih aman untuk dikonsumsi. 

Tidak hanya penjual bakso, pedagang sayur keliling juga banyak yang tidak lagi ambil daging untuk dijual kembali. 

"Sepi sekarang, penjual bakso mulai ngurangin ambilnya, para wlijo (pedagang sayur) juga sama," tambahnya. 

Sementara itu, meski harga jual sapi di pasaran anjlok, tapi harga daging sapi masih tetap pada harga Rp110 ribu per kilogramnya. (wso/rey) 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:48
03:17
02:49
02:06
01:42
02:02

Viral