news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tradisi Ghan Kous di Manggarai Timur NTT.
Sumber :
  • Jo Kenaru

Ghan Kosu, Syukuran Panen Padi dengan 18 Ritual serta Menari dari Malam Hingga Pagi

Tetua adat menutup ritual di rumah Teno (adat) pada malam hari setelah seharian berkeliling dari rumah ke rumah menggelar ritual Ghan Kosu atau syukuran panen dalam kalender pertanian suku Rajong Elar Selatan Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur.
Jumat, 13 Mei 2022 - 02:28 WIB
Reporter:
Editor :

Keenam belas, Pomok Uwi (bakar ubi di abu api) dan ketujuh belas, Teno Tepi Rani, padi baru dibagikan di setiap rumah. Kedelapan belas, Ghan Kosu.

"Lingkaran kalender tanam yang diwariskan berpuncak pada Ghan Kosu dalam satu kampung. Seluruh warga kampung harus hadir dan sesajen disiapkan ayam kampung dari berbagai jenis warna bulu ayam," jelasnya.

 Menari Malam Hingga Pagi

Acara adat Ghan Kosu ditutup dengan tarian Danding khas suku Rajong. Tarian ini adalah tarian dan juga nyanyian dalam bentuk pantun dari sekelompok pria dan wanita masing-masing wakali 29 suku di Desa Nanga Beje.

Tari danding adalah tarian pergaulan yang sangat di gemari oleh masyarakat Elar Selatan. Danding memiliki banyak jenis lagu adat dan terus dinyanyikan sampai matahari terbit sekaligus menutup seluruh rangkaian acara Ghan Kosu.

Tarian ini dinyanyikan secara berkelompok sambil berdiri dan bergerak mengitari lingkaran. Pria dan wanita dewasa boleh bergabung dalam satu lingkaran asalkan tetap menjaga sopan santun.

Danding dipimpin oleh seorang yang disebut Nggejang, yang berdiri di tengah lingkaran untuk mengatur irama gerakan, hentakan kaki dan memulai sebuah syair dengan menggunakan gemerincing. (jok/ade)

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
00:59
04:02
01:00
01:04
09:11

Viral