news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dok. Pentol Ceker.
Sumber :
  • Istimewa

Strategi Live Selling, Pentol Ceker Begal Bidik Gen Z

Di tengah tren belanja digital yang semakin bertembang, Pentol Ceker Begal mulai memanfaatkan TikTok Shop sebagai kanal baru untuk menjangkau konsumen.
Kamis, 16 April 2026 - 16:07 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Di tengah tren belanja digital yang semakin bertembang, Pentol Ceker Begal mulai memanfaatkan TikTok Shop sebagai kanal baru untuk menjangkau konsumen. Langkah ini menjadi bagian dari strategi brand kuliner tersebut dalam menyasar pasar generasi muda, khususnya Gen Z, dengan memanfaatkan fitur live selling sebagai ujung tombak penjualan.

Brand ini dikenal mengusung konsep kuliner sederhana yang dikembangkan menjadi lebih menarik melalui perpaduan pentol dan ceker dengan cita rasa pedas khas. Sebelum masuk ke TikTok Shop, Pentol Ceker Begal telah lebih dulu berkembang melalui penjualan offline sejak tahun 2018 dan promosi digital, terutama lewat konten media sosial yang menarik perhatian.

Owner Pentol Ceker Begal, Hendra Rizky, mengungkapkan bahwa keputusan untuk masuk ke TikTok Shop didorong oleh tren social commerce yang terus meningkat. Menurutnya, perubahan perilaku belanja masyarakat, terutama Gen Z, kini lebih banyak terjadi di platform digital yang menggabungkan hiburan dan transaksi. 

“TikTok bukan hanya tempat hiburan, tapi juga sudah jadi tempat orang belanja,” ujarnya.

Dalam implementasinya, strategi live selling menjadi fokus utama. Pentol Ceker Begal secara rutin melakukan siaran langsung dengan konsep interaktif yang menggabungkan hiburan dan promosi produk. Host atau talent berperan penting dalam membangun komunikasi dengan audiens, sekaligus menciptakan suasana yang menarik selama sesi live berlangsung.

Selain itu, berbagai penawaran khusus juga dihadirkan selama live, seperti diskon, bundling produk, hingga promo terbatas. Pendekatan ini dinilai efektif untuk mendorong keputusan pembelian secara cepat, sekaligus meningkatkan engagement dengan calon konsumen.

“Target pasar kami adalah Gen Z yang dikenal digital savvy dan menyukai konten cepat serta interaktif. Karakter ini sejalan dengan format live selling di TikTok yang mengedepankan interaksi real-time. Dari sisi produk, varian rasa pedas dengan level yang beragam menjadi daya tarik tersendiri bagi segmen ini,” ungkap Hendra. 

Namun Hendra mengakui, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari persaingan antar penjual di TikTok Shop, konsistensi dalam membuat konten live, hingga kesiapan operasional dalam menghadapi lonjakan permintaan. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:48
03:17
02:49
02:06
01:42
02:02

Viral