news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dalam transisi energi, pembangkit listrik energi baru terbarukan kerap menjadi pusat perhatian..
Sumber :
  • Antara

Transmisi Hijau, Tulang Punggung yang Menentukan Masa Depan Energi Bersih Indonesia

Roadmap enjiniring transmisi hijau tidak hanya bicara soal kabel, menara, dan gardu induk.
Kamis, 2 Juli 2026 - 19:41 WIB
Reporter:
Editor :

“Transmisi hijau ini mendukung penghubungan energi dari daerah-daerah yang memiliki potensi energi terbarukan tinggi ke daerah-daerah pusat beban,” ujar Buyung.

Bagi PLN, tantangan transisi energi tidak berhenti pada membangun jaringan fisik. Sistem kelistrikan juga harus mampu menghadapi karakter energi terbarukan yang berbeda dari pembangkit konvensional. Energi surya dan angin, misalnya, memiliki sifat intermiten karena bergantung pada kondisi alam.

“Energi terbarukan itu intermiten. Kadang tidak selalu tersedia, sehingga tantangannya adalah bagaimana kita mengontrol sistem agar masyarakat tetap menerima listrik secara berkesinambungan,” kata Buyung.

Dalam konteks inilah roadmap enjiniring menjadi penting. Buyung menggambarkannya sebagai panduan bagi PLN untuk menyusun arah teknologi, inovasi, dan penguatan sistem transmisi ke depan.

“Roadmap engineering ini menjadi kompas bagi PLN dalam menentukan arah kebijakan engineering ke depan,” ujarnya.

Menurut Buyung, sistem jaringan masa depan harus lebih fleksibel. Digitalisasi tidak lagi dapat dipandang sebagai tambahan, tetapi menjadi kebutuhan utama agar sistem kelistrikan mampu membaca perubahan beban, mengelola variasi pasokan, dan merespons dinamika energi terbarukan.

“Jaringan PLN harus lebih fleksibel. Ke depan, digitalisasi menjadi salah satu kunci. Kita tidak mungkin hanya bertumpu pada sistem masa lalu, karena masa depan sistem kelistrikan harus lebih terkendali dan siap menuju smart grid,” katanya.

Perencanaan sistem pun harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak cukup hanya melihat lokasi pembangkit atau panjang transmisi. PLN harus mempertimbangkan proyeksi permintaan, pertumbuhan kawasan industri, kebutuhan pusat data, keandalan sistem, keamanan operasi, serta keekonomian investasi.

“Perencanaan sistem perlu dilakukan secara komprehensif, mempertimbangkan lokasi pembangkit, kebutuhan demand, kawasan industri, reliability, keamanan sistem, dan keekonomian. Dengan begitu, investasi yang dilakukan PLN benar-benar membawa manfaat,” ujar Buyung.(chm)

 

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

15:18
04:32
02:47
01:52
03:57
05:53

Viral