news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kini berada dalam status darurat dan menduduki peringkat pertama sebagai wilayah dengan luas lahan terbakar tertinggi di Indonesia..
Sumber :
  • tvOnenews/Tut Wuri Handayani

Karhutla Kalbar Terluas se-Indonesia, BPBD Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Asap

Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kini berada dalam status darurat dan menduduki peringkat pertama sebagai wilayah dengan luas lahan terbakar tertinggi di Indonesia.
Kamis, 30 Juli 2026 - 16:35 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kini berada dalam status darurat dan menduduki peringkat pertama sebagai wilayah dengan luas lahan terbakar tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari SiPongi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Kalbar, luas lahan yang terbakar mencapai 28.680,47 hektare dalam kurun waktu Januari hingga 30 Juni 2026. Kondisi ini menjadikan Kalbar sebagai fokus atensi langsung dari pemerintah pusat dan Presiden RI agar segera ditangani dengan serius.

Ketua Satgas Informasi BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, mengungkapkan bahwa dari seluruh wilayah yang terdampak, kondisi terparah saat ini berada di Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, dan Kayong Utara. Pemerintah menaruh perhatian penuh karena dampak kabut asap dari Karhutla ini bukan hanya mengancam sektor domestik, tetapi juga membawa ancaman eksternal. 

“Nah, makanya Kalimantan Barat ini juga menjadi atensi pemerintah pusat dan perhatian Bapak Presiden, supaya betul-betul dapat ditangani. Karena asap ini selain berpengaruh secara internal di negara Indonesia, tapi juga dapat berpengaruh secara eksternal. Asap ini bisa saja lari ke negara tetangga,” ungkap Daniel, pada Kamis (30/7)

Menanggapi kondisi genting tersebut, Pemerintah Provinsi Kalbar telah memberlakukan status Siaga Darurat Bencana Asap secara berkesinambungan sejak 2 Februari hingga 15 November 2026. Status siaga di tingkat provinsi ini krusial agar penanganan pencegahan dan penanggulangan bisa lebih masif. 

Apabila langkah pencegahan tidak berhasil diantisipasi, maka pemerintah akan menetapkan statusnya ke Tanggap Darurat. Status tersebut dapat menjadi akses bagi pemerintah untuk menggerakkan seluruh sumber daya secara maksimal, baik itu keuangan, peralatan, maupun sumber daya manusia.

Saat ini, operasi penanggulangan tengah dikerahkan secara agresif dari darat dan udara. BPBD bersama Tim Terpadu yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, serta relawan telah bergerak serentak melakukan pencegahan dan pemadaman di darat. Di waktu yang sama, armada helikopter pengebom air (water bombing), seperti tipe Sikorsky dan Super Puma, digerakkan secara masif untuk menjatuhkan air ke titik-titik krisis, bersamaan dengan helikopter dan pesawat yang memantau melalui patroli udara.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
06:32
14:06
02:17
05:10
05:19

Viral