- Istimewa
Bantuan Rp8 Miliar Digelontorkan untuk Warga Terdampak Gempa NTT, Logistik Diperluas hingga Sikka dan Manggarai
Jakarta, tvOnenews.com — Triputra Group bersama Persada Capital Investama (PCI), serta anak usahanya PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen senilai Rp8 miliar yang disalurkan melalui Mabes TNI, Polda NTT, YPKAAR, dan Politeknik Christo Re Maumere.
Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Barat.
TAP menyalurkan bantuan melalui Mabes TNI dan Polda NTT. Sementara itu, Triputra Group dan PCI turut menyalurkan bantuan secara langsung melalui YPKAAR dan Politeknik Christo Re Maumere.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores dan wilayah sekitarnya pada 15 Agustus 2026. Bencana tersebut berdampak terhadap masyarakat di sejumlah wilayah NTT.
Mengacu pada data yang digunakan dalam penanganan bencana, sekitar 225.000 jiwa terdampak di 14 kabupaten/kota. Lebih dari 18.000 warga juga harus mengungsi, sementara ribuan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
Sebagai bagian dari respons kemanusiaan, TAP menyalurkan bantuan melalui Mabes TNI di Halim serta Polda NTT melalui Polres Manggarai Barat di Labuan Bajo. Bantuan berupa kebutuhan dasar itu diserahkan secara bertahap.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.
Penyaluran bantuan kemudian diperluas. Selain melalui Mabes TNI dan Polda NTT, Triputra Group dan PCI mengirimkan bantuan secara langsung ke sejumlah titik terdampak melalui YPKAAR dan Politeknik Christo Re Maumere.
Bantuan telah menjangkau sejumlah wilayah di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Barat. Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi.
Direksi Triputra Group menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan nyata masyarakat sekaligus mendukung percepatan pemulihan setelah bencana.
“Pada prinsipnya, kami ingin membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, di mana pun mereka berada. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak dan membantu proses pemulihan di NTT,” ujar Manajemen Triputra Group, Jumat (18/9/2026).
Kapolda NTT Irjen Pol Dr Rudi Darmoko mengatakan, dalam situasi bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan secara material. Mereka juga membutuhkan keyakinan bahwa ada pihak yang hadir dan mendampingi mereka.
“Saya selaku Kapolda NTT menyampaikan apresiasi, terima kasih, serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, serta bergandengan tangan bersama kami untuk masyarakat NTT, di Pulau Flores yang terdampak gempa.
"Setiap bantuan yang sampai bukan sekadar meringankan beban, tetapi juga membawa harapan dan kekuatan untuk kembali bangkit. Di saat seperti inilah kemanusiaan menyatukan kita. Tidak penting siapa yang paling terlihat, yang terpenting adalah masyarakat merasakan bahwa kita semua hadir untuk mereka,” tegas Rudi.
Apresiasi juga disampaikan Paban Bakti Ster Mabes TNI Kolonel Inf Agus Setiandar atas kepedulian dan bantuan TAP bagi masyarakat terdampak gempa di Flores, NTT.
“Hari ini kita menyaksikan bukti nyata bahwa di tengah ujian bencana alam, kepedulian bangsa kita tidak pernah berhenti. Atas nama Pimpinan TNI, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada segenap Direksi dan keluarga besar PT Triputra Agro Persada Tbk. atas uluran tangan dan kemurahan hatinya bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah gempa bumi di Flores, NTT. Bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan sumber semangat dan harapan baru bagi para korban. Mari kita bersama-sama mendoakan agar situasi di lokasi bencana segera membaik,” ujar Agus.
Agus menambahkan, jajaran TNI yang berada di lapangan akan memastikan bantuan tersebut dikawal dan didistribusikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Seiring penanganan bencana memasuki tahap pemulihan, dukungan berikutnya akan diarahkan pada kebutuhan masyarakat serta fasilitas yang terdampak.
Bantuan tersebut antara lain akan difokuskan untuk mendukung perbaikan rumah ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, dan fasilitas umum.
Bagi Triputra Group dan PCI, kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari semangat untuk tumbuh bersama Indonesia.
Melalui semangat “Bersama Menguatkan, Bersama Memulihkan” (#BersamaBangkitkanNTT) dan semangat TAP Untuk Negeri, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya bersama dalam meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan.
Pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kolaborasi dan kepedulian diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi dampak bencana dan menjalani proses pemulihan.
Triputra Group, PCI, dan TAP berharap bantuan yang diberikan dapat mendampingi masyarakat NTT melewati masa sulit serta membantu mereka kembali menata kehidupan dan menyongsong masa depan dengan harapan.