news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana saat pendemo dan petugas terlibat saling dorong di halaman Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Sumber :
  • Tim Tvone-Erdika Mukdir

Tolak Aktivitas Tambang, Ratusan Pendemo Terlibat Saling Dorong dengan Petugas

Ratusan massa yang menggelar aksi unjuk rasa terlibat aksi dorong dengan petugas keamanan di Kantor Dinas Kehutanan, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (29/3/2022).
Selasa, 29 Maret 2022 - 13:03 WIB
Reporter:
Editor :

Kendari, Sulawesi Tenggara - Ratusan massa yang menggelar aksi unjuk rasa terlibat aksi dorong dengan petugas keamanan di Kantor Dinas Kehutanan, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (29/3/2022).

"Kami mendesak Dinas Kehutanan Sultra agar segera melakukan sidak terkait aktifitas penggarapan hutan lindung yang diduga dilakukan oleh PT Rajawali Soraya Mas dan PT CS8," ujarnya salah seorang massa aksi bernama Roman 

Aksi saling dorong tersebut bermula saat pendemo akan melakukan pembakaran ban bekas dan memaksa masuk di dalam kantor tersebut. Sayangnya, petugas yang berjaga menghalau mereka sebab khawatir ada gerakan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dan berakhir pada pengrusakan.

Dalam orasinya pengunjuk rasa mengatakan, mereka yang hadir di tempat tersebut adalah gabungan dari Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (AMPM) Sultra.

Roman menyebut, 2 perusahaan ini diduga berani menambang tanpa mengantongi izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH)  yang berlokasi di Blok Marombo, Kabupaten Konawe Utara.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjutak mengatakan, pihaknya menghargai setiap warga yang menyampaikan pendapat depan umum terutama melalui aksi unras. Tetapi, untuk menjaga keamanan dan ketertiban dia berharap agar aksi yang berlangsung tetap berjalan damai dan tertib.

"Silahkan sampaikan pendapat tapi jangan ada gerakan tambahan. Kita akan mediasi kalian dengan pihak Dinas Kehutanan Sultra," bebernya.

Tak lama kemudian, perwakilan Dinas Kehutanan Sultra yang turun langsung di hadapan pendemo berjanji akan segera melakukan audit terhadap dua perusahaan tersebut. Usai menerima komitmen itu, massa membubarkan diri dan bergeser menuju Mapolda Sultra. ( Erdika Mukdir/Ask )

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:48
03:17
02:49
02:06
01:42
02:02

Viral