- Antara
Bilateral Sulteng-Hainan: Demi Akses Pendidikan Generasi Masa Depan
tvOnenews.com - Kunjungan bilateral Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid ke Provinsi Hainan di Tiongkok tidak lepas dari misi mengembangkan pendidikan. Sebagaimana nafas perjuangan kepemimpinannya, pendidikan ditempatkan sebagai ujung tombak kemajuan.
Keseriusan berjuang untuk membuka akses pendidikan semakin diperkuat dengan pidato yang disampaikan oleh Gubernur Anwar Hafid di League of Tropical Universities Summit. Dalam forum penting pendidikan di negara-negara tropis itu, Gubernur ke-12 Sulawesi Tengah tersebut mengungkapkan bagaimana keteguhannya membangun pendidikan di Sulawesi Tengah.
“Di Sulawesi Tengah kami memiliki agenda besar pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan. Dengan kolaborasi yang akan tercipta ini, maka anak-anak kami di Sulawesi Tengah akan memiliki kesempatan mengenyam pendidikan hingga ke Hainan,” ucap Anwar Hafid, Sabtu (23/5/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hubungan bilateral antara Sulawesi Tengah dan Hainan diarahkan bukan hanya untuk membangun kerja sama antardaerah, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Sulawesi Tengah agar dapat mengakses pendidikan bertaraf internasional.
Berdasarkan data, pada tahun 2025, Sulawesi Tengah sudah memberikan akses bagi lebih dari 20.000 anak-anak asli Sulawesi Tengah untuk bisa mengenyam bangku pendidikan di bangku perguruan tinggi. Di manapun kuliahnya, maka Pemerintah Provinsi akan menanggung biayanya melalui program Berani Cerdas.
Di sela agenda pendidikan, pertemuan bilateral juga membahas berbagai peluang kerja sama yang berpotensi memberikan dampak langsung terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kesamaan karakter wilayah tropis antara Sulawesi Tengah dan Hainan dinilai menjadi modal kuat dalam membangun kolaborasi di berbagai sektor.
“Tentu kami banyak membahas berbagai peluang kerjasama yang berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat. Hainan dan Sulteng memiliki kesamaan lanskap alam, oleh karena itu hubungan bilateral ini dilakukan agar hadir berbagai peluang ekonomi baru bagi Sulawesi Tengah,” tambah Anwar Hafid.
Melalui misi bilateral ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap terbukanya peluang kerja sama pendidikan, pertukaran pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, hingga akses pendidikan internasional yang lebih luas bagi generasi muda. Sebab bagi Sulawesi Tengah, investasi terbesar untuk masa depan dimulai dari pendidikan.(chm)