- tim tvOne/Pebri
Atasi Kemacetan Perlintasan Kereta Api, Flyover Gelumbang Muara Enim segera Fungsional
Palembang, tvOnenews.com – Pembangunan Flyover Gelumbang di Kabupaten Muara Enim telah rampung 100 persen dan pada 17 Januari 2026 pukul 6 pagi siap digunakan oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Hal tersebut disampaikan Perwira Wicaksana dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan saat diwawancarai, Kamis (15/1/2026). Ia menjelaskan, pembangunan Flyover Gelumbang secara fisik telah selesai sejak 25 Desember 2025.
“Secara keseluruhan, flyover ini memiliki panjang sekitar 700 meter, termasuk struktur utama dan perlengkapan jalan seperti lampu penerangan serta rambu-rambu lalu lintas. Seluruhnya selesai tepat waktu, ujarnya.
Saat ini, lanjut Perwira, Flyover Gelumbang telah dilakukan penilaian oleh Forum Lalu Lintas yang melibatkan unsur Kementerian Perhubungan, Kepolisian, serta PT Kereta Api Indonesia (KAI), hasilnya flyover telah resmi dibuka untuk umum.
“Keputusan bersama pada tanggal 17 Januari 2026 pukul 6 pagi flyover sudah bisa dibuka dan digunakan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan Flyover Gelumbang sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan dari Indralaya menuju Prabumulih yang selama ini kerap terhambat kemacetan akibat perlintasan sebidang kereta api.
“Kereta api yang melintas di kawasan ini mayoritas mengangkut batu bara, dengan frekuensi sekitar 15 menit sekali. Setiap kali melintas, lalu lintas bisa tertahan hingga tiga menit,” jelasnya.
Dengan beroperasinya flyover tersebut, konektivitas antarwilayah diharapkan semakin lancar dan kemacetan dapat diminimalisir.
Perwira juga mengimbau masyarakat Muara Enim untuk ikut menjaga dan merawat Flyover Gelumbang agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, BBPJN Sumsel juga telah menyiapkan pembangunan beberapa flyover lainnya. Salah satunya berada di Kota Muara Enim dan juga melintasi jalur kereta api.
“Flyover di Kota Muara Enim sudah dalam tahap kontrak dan ditargetkan selesai pada tahun 2027,” tutupnya. (Peb/wna)