- Jupri
Terseret hingga Perairan Malaysia, Dua Nelayan Karimun Berhasil Diselamatkan Tim SAR
Karimun, tvOnenews.com — Dua nelayan asal Karimun, Supianto dan Zulkifli, berhasil diselamatkan Tim SAR setelah hanyut hingga ke perairan Malaysia akibat cuaca buruk dan kerusakan mesin kapal.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang melalui Pos SAR Tanjung Balai Karimun melakukan evakuasi terhadap kedua korban pada Minggu (12/4/2026).
Peristiwa ini bermula saat kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin (jammed) saat melaut di perairan Tokong Hiu Karimun sejak Sabtu malam. Kondisi cuaca buruk disertai hujan deras membuat kapal kehilangan kendali.
Kuatnya angin dan arus gelombang menyebabkan kapal terseret hingga sejauh 20,73 mil laut ke wilayah Kukup, Malaysia.
Informasi darurat tersebut diterima oleh Kantor SAR dari Polair Karimun, berdasarkan laporan Ketua Nelayan KUB Selayang Laut, Wito.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun langsung melakukan koordinasi intensif melalui Precom dan Excom bersama Polair Karimun serta MRCC Johor, Malaysia.
Koordinasi lintas negara ini dilakukan untuk memperoleh izin penjemputan korban yang berada di wilayah perairan Malaysia.
Pada pukul 17.00 WIB, tim penyelamat bergerak menuju lokasi menggunakan speedboat milik Polair. Berkat koordinasi dan diplomasi yang berjalan efektif, tim berhasil mencapai posisi korban di perairan Malaysia pada pukul 18.53 WIB.
Proses evakuasi kemudian dilakukan dan berjalan lancar. Seluruh rangkaian pemindahan korban dari perairan Malaysia menuju Indonesia dinyatakan selesai pada pukul 19.55 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kelas A Tanjungpinang memastikan kedua nelayan berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
“Kedua warga Karimun yang hanyut hingga negara tetangga Malaysia berhasil diselamatkan dalam keadaan stabil dan sehat,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Setelah dievakuasi, rombongan tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun pada pukul 20.15 WIB. Kedua korban kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam kondisi stabil.
Usai proses debriefing pada pukul 21.00 WIB, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing setelah misi kemanusiaan tersebut berhasil dilaksanakan. (aji/nof)