news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Konferensi pers update proses identifikasi para korban kecelakaan maut di Muratara..
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

Kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara antara bus ALS dan mobil tangki BBM milik PT Seleraya yang mengakibatkan 16 korban meninggal dunia, polisi melakuk
Jumat, 8 Mei 2026 - 13:38 WIB
Reporter:
Editor :

Palembang, tvOnenews.com - Kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara antara bus ALS dan mobil tangki BBM milik PT Seleraya yang mengakibatkan 16 korban meninggal dunia, polisi melakukan identifikasi dan tes DNA di RS Bhayangkara M Hasan Palembang, Jumat (8/5/2026).

Tes DNA merupakan bagian dari operasi Disaster Victim Identification (DVI) yang bertujuan mengidentifikasi korban agar dapat dikenali sehingga bisa dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara M Hasan Palembang Kombes Pol dr. dr. Budi Susanto, Sp.BS-FIS, N-VAS(K), QHIA mengatakan saat ini pihaknya telah mengambil sampel DNA dari seluruh korban kecelakaan tersebut.

“Kita telah mengambil 11 sampel dari keluarga korban, masih ada lima keluarga korban yang belum kita ambil lantaran belum hadir ke sini. Sampel akan mulai kita kirim besok pagi, lalu paling cepat hasilnya keluar lima hari dan paling lama dua minggu,” ungkap Karumkit RS Bhayangkara M Hasan Palembang, Jumat (8/6/2026).

Namun ia menambahkan, setelah hasil tes keluar masih akan dikompulir dengan data-data yang ada.

“Perihal manifes juga masih dalam operasi DVI, itu juga kita jadikan bahan ante mortem atau sebelum kematian. Data-data korban saat masih hidup bisa kita kumpulkan di situ, jadi apakah benar dia penumpang mobil itu atau bukan, nanti kita cocokkan dengan hasil DNA ataupun properti dari jenazah tadi,” jelasnya.

Mengingat kondisi jenazah, Budi mengatakan korban terbakar hangus sehingga cukup sulit diidentifikasi.

“Kondisi korban saat ini terbakar hangus, mulai dari kulit, rambut sampai ke tulang, bahkan gigi jenazah pun tidak berbentuk lagi seperti pecah. Tujuan DNA ini bagian dari operasi DVI untuk mengidentifikasi korban. Semoga tim kami bisa mengambil beberapa sampel yang masih layak dan masih mengandung unsur DNA, jadi kami mohon doanya untuk kelancaran proses ini,” ucapnya. (Tim tvOne/wna)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:30
05:41
02:16
05:19
01:11

Viral