- tim tvOne/Kurnia Syaifullah
Dikemudikan WNA Tiongkok, Mini Bus di Tanjung Pinang Tabrak Prajurit TNI AL hingga Tewas
Tanjungpinang, tvOnenews.com - Kecelakaan maut menewaskan seorang prajurit TNI AL di Jalan Nusantara Kilometer 12, Tanjungpinang, Jumat (8/5/2026). Insiden ini melibatkan mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi BK 1271 OH dengan sepeda motor Honda Beat hitam BP 3612 QM.
Akibat tabrakan tersebut, pengendara sepeda motor berinisial MMS yang diketahui merupakan bintara Pangkalan Udara Angkatan laut (Lanudal)Tanjungpinang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, mobil Fortuner yang dikemudikan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kijang, perbatasan Bintan menuju Tanjungpinang.
“Mobil yang dibawa kayaknya orang China karena tidak bisa bahasa Indonesia. Mobil dari arah Kijang menuju Tanjungpinang dan terlihat ugal-ugalan,” ujar Setiarwan, saksi di lokasi kejadian.
Ia menyebut korban pengendara motor mengalami luka fatal dan bagian kaki putus hingga meninggal dunia di tempat.
“Pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, anggota angkatan laut,” tambahnya.
Sementara itu, Kanit Lantas Polresta Tanjungpinang, Iptu Werry Wilson menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan WNA Tiongkok dari arah Bintan melaju menuju ke Tanjungpinang.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mencoba mendahului kendaraan lain dari sisi kanan hingga keluar jalur,” jelas Iptu Werry.
Di waktu bersamaan, korban MMS datang dari arah berlawanan menggunakan sepeda motor Honda Beat sehingga tabrakan frontal tidak dapat dihindari.
Korban kemudian dievakuasi ke RSAL dr Midiyato Suratani Tanjungpinang.
Polisi juga mengungkapkan bahwa pengemudi Fortuner merupakan WNA asal China yang bekerja di kawasan industri Galang Batang, Kabupaten Bintan. Di dalam kendaraan tersebut terdapat tujuh WNA asal Tiongkok lainnya yang diketahui merupakan rekan kerja pengemudi.
"Semua WNA asal Tiongkok, mereka bekerja sebagai subkon di Kabupaten Bintan," sebut Iptu Werry.
Saat ini Satlantas Polresta Tanjungpinang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (Ksh/wna)