- tim tvOne/Andri Saputra
Lawan Narkoba dari Akar Rumput: Kampung Bebas Narkoba di Padang Pariaman Diresmikan Arisal Aziz
“Jujur, program terpadu seperti ini belum terpikirkan oleh saya sebelumnya. Ini adalah gagasan inovatif. Arisal Aziz tidak hanya berbicara, tetapi memberikan alat (LBH dan pendampingan) kepada masyarakat untuk melindungi diri mereka sendiri. Program ini adalah kontribusi besar dalam menyelesaikan problem sosial kita,” ungkap Fauzi dengan nada bangga.
Menanggapi apresiasi yang mengalir, H. Arisal Aziz menegaskan bahwa peran sebagai wakil rakyat di Komisi XIII DPR RI menuntutnya untuk hadir bukan hanya di ruang rapat, tetapi di tengah-tengah keresahan warga.
Menurut Arizal, Kampung Bebas Narkoba dirancang sebagai ekosistem di mana setiap warga saling menjaga. Fokus utamanya adalah pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan penyediaan ruang aktivitas positif bagi pemuda agar mereka memiliki kesibukan yang produktif, bukan destruktif.
“Anak-anak muda adalah aset bangsa yang harus kita selamatkan dengan cara yang humanis. Melalui Kampung Bebas Narkoba dan dukungan penuh dari LBH Josal, kita ingin menciptakan lingkungan yang mandiri, di mana masyarakat memiliki kesadaran hukum dan rasa tanggung jawab kolektif untuk membersihkan lingkungan dari narkotika,” tutur Arizal.
Peluncuran ini bukan sekadar seremoni. Dengan perpaduan antara pendampingan hukum yang solutif (LBH Josal) dan kampanye pencegahan narkoba yang masif, Arisal Aziz berharap program ini menjadi prototipe bagi daerah lain.
Di akhir acara, suasana penuh optimisme tampak dari antusiasme masyarakat Lubuk Alung yang berkomitmen menjaga daerahnya. Program ini kini menjadi model pemberdayaan masyarakat yang diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan sosial paling kokoh dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat. (Asa/wna)