- Tim tvOne
Konsul Jenderal Jepang Ungkap Kerja Sama Investasi dan Penempatan Perawat Sumut ke Jepang
Setelah dinyatakan lulus, peserta akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama enam bulan di Indonesia yang diajarkan langsung oleh pengajar asal Jepang sebelum diberangkatkan ke negara tujuan.
Darul juga menjelaskan seluruh biaya keberangkatan ditanggung oleh pemerintah melalui program tersebut.
Saat ini, ia telah bekerja selama kurang lebih lima tahun di salah satu panti jompo di wilayah Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang.
“Kurang lebih saya sudah lima tahun bekerja di salah satu panti jompo di Nagoya, Aichi, dengan gaji yang terbilang cukup secara nominal,” katanya.
Sebagai lulusan keperawatan di Indonesia, Darul mengaku ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan sangat membantu dan dapat diterapkan dalam pekerjaannya sehari-hari di Jepang.
“Saya sebagai lulusan keperawatan di Indonesia merasa ilmu-ilmu yang sudah saya dapatkan selama perkuliahan semuanya bisa diaplikasikan di dalam pekerjaan,” tuturnya.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera Utara, baik melalui investasi maupun kesempatan kerja di Jepang.