- Antara
Akademisi: Perubahan Iklim Tantangan Multidimensi Ketahanan Pangan
Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan rendah karbon serta memperkuat ketahanan sosial-ekologis di tingkat lokal maupun nasional.
Dari perspektif akademisi, Arida menilai perubahan iklim juga harus dipandang sebagai peluang untuk mentransformasi arah penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengatakan, perguruan tinggi perlu memperkuat riset transdisipliner yang mengintegrasikan kehutanan, pertanian, lingkungan, ekonomi, teknologi, dan kebijakan publik guna menghasilkan solusi yang aplikatif.
Menurutnya, penelitian tidak hanya diarahkan pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada inovasi yang dapat diadopsi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, seperti model agroforestri adaptif, rehabilitasi lanskap berbasis masyarakat, sistem peringatan dini kebakaran hutan, teknologi pemantauan karbon, serta pengembangan bioekonomi berbasis hasil hutan bukan kayu.
Arida menambahkan, perguruan tinggi juga perlu berperan sebagai penyedia bukti ilmiah (science-based policy) dalam mendukung penyusunan kebijakan nasional mengenai ketahanan pangan, pengelolaan hutan, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.