news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kondisi sinoptik sejumlah perairan Sumatera Utara yang berpotensi diterjang gelombang tinggi. ANTARA/HO-BMKG.
Sumber :
  • Antara

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Perairan Sumut 6–8 Agustus

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christen Marpaung, mengatakan potensi cuaca tersebut dipengaruhi aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, daerah belokan angin, serta konvergensi yang dapat mendukung aktivitas konvektif di wilayah Sumatera Utara.
Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:41 WIB
Reporter:
Editor :

Medan, tvOnenews.com - Sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang tinggi hingga empat meter pada 6 hingga 8 Agustus 2026. Kondisi ini dipengaruhi masih adanya daerah belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christen Marpaung, mengatakan potensi cuaca tersebut dipengaruhi aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, daerah belokan angin, serta konvergensi yang dapat mendukung aktivitas konvektif di wilayah Sumatera Utara.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat dan utara Sumatera berpotensi meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.

Kondisi tersebut turut memengaruhi pola angin di wilayah Sumatera Utara yang umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 5 hingga 30 knot.

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan perairan barat Kepulauan Nias.

Sementara itu, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Sumatera Utara, dan perairan Kepulauan Batu.

BMKG mengingatkan kondisi tersebut perlu diwaspadai berbagai pihak, khususnya pengguna transportasi laut. Perahu nelayan diminta mewaspadai kondisi saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Untuk kapal tongkang, kondisi berisiko ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter. Sementara kapal feri perlu mewaspadai kondisi saat kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut diimbau memperhatikan kondisi cuaca serta gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran selama periode tersebut.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:14
02:20
02:18
05:03
02:41
01:41

Viral