- Arifin
Warga Tuding Perusahaan Perkeruh Sengketa Lahan 2.000 Hektare di Rohul
“Kami mengimbau, seluruh pihak untuk menahan diri, tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi, serta mengutamakan penyelesaian melalui mekanisme yang telah disepakati dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat perkembangan yang relevan,” tambah Bambang.
Sebagaimana diberitakan, sebanyak 25 orang warga luka-luka akibat penyerangan di kebun sawit Afdeling 19 dan 21, Kecamatan Tambusai Utara, Rohul, pada Jumat(14/8/2026).
Juru Bicara Warga, Abdul Aziz, mengatakan penyerangan warga tersebut diduga melibatkan PT Agrinas Palma Nusantara.
Akibat serangan itu, para korban mengalami luka-luka serius, bahkan satu orang kritis. Para pelaku menyerang dengan berbagai senjata, termasuk senapan angin.
Dugaan keterlibatan PT Agrinas Palma Nusantara dalam penyerangan tersebut masih berupa tudingan dari pihak masyarakat dan belum terbukti secara hukum. Polisi kini menangani kasus tersebut melalui Polsek Tambusai Utara dan Ditreskrimum Polda Riau serta masih memburu para pelaku.