- Tangkapan layar
Buntut Video Viral Dugaan Peluru di Menu MBG Siswa SD Lampung Utara, SPPG Langsung Disuspend
tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian setelah sebuah video di media sosial memperlihatkan benda menyerupai peluru ditemukan di dalam potongan daging yang dibagikan kepada siswa sekolah dasar di Lampung Utara.
Temuan tersebut langsung memicu pertanyaan publik mengenai keamanan makanan yang dikonsumsi para siswa.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi di SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Benda yang disebut menyerupai peluru senapan angin ditemukan oleh seorang siswa kelas 5 bernama Ardi ketika menerima menu MBG.
Video temuan tersebut kemudian beredar luas dan menjadi viral di media sosial. Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung membenarkan adanya laporan tersebut.
Namun, pihak berwenang belum menyimpulkan bagaimana benda menyerupai peluru itu bisa berada di dalam makanan. Untuk memastikan asal-usulnya, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari dihentikan sementara atau disuspend selama proses pemeriksaan berlangsung.
Benda Diduga Peluru Ditemukan di Potongan Daging
Dalam video yang beredar, seorang guru memperlihatkan potongan daging dan benda kecil yang disebut menyerupai peluru senapan angin. Guru tersebut menyebut benda itu ditemukan oleh salah seorang siswanya.
“Ini murid saya kelas 5, Ardi, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging,” ujar guru tersebut dalam video yang beredar.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti. KPPG Lampung menyatakan telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan melakukan pengecekan.
Kepala Bagian Tata Usaha KPPG Lampung, Fitra Alfarisi, membenarkan bahwa pihaknya telah memonitor laporan tersebut. Menurutnya, dapur SPPG Sindangsari langsung dihentikan sementara sebagai bagian dari proses pemeriksaan.
“Sudah monitor, itu dapurnya sudah di-suspend. Saat ini tim kami masih mencari tahu peluru senapan angin itu berasal dari mana,” kata Fitra saat dikonfirmasi.
Fitra menjelaskan, laporan mengenai temuan tersebut diterima pada rentang 14-16 Agustus 2026. Setelah laporan diterima, pihak KPPG melakukan pengecekan untuk mengetahui kronologi dan sumber benda yang ditemukan dalam makanan.
SPPG Sindangsari Disuspend, Asal Benda Masih Diselidiki
Penghentian sementara operasional SPPG dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan. Langkah tersebut belum dapat diartikan sebagai kesimpulan bahwa benda tersebut berasal dari proses pengolahan makanan.