news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Personel Kodim 0309/Solok dan Batalyon TP 951/PM bahu membahu menangani banjir di Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Selasa (22/9/2026). ANTARA/HO-Korem 032 WBR.
Sumber :
  • Antara

TNI Kerahkan 120 Personel Tangani Banjir Bandang Dan Longsor di Solok

Ratusan personel TNI gabungan dari Korem 032/Wirabraja dikerahkan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Selasa, 22 September 2026 - 21:16 WIB
Reporter:
Editor :

Solok, tvOnenews.com — Ratusan personel TNI gabungan dari Korem 032/Wirabraja dikerahkan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Aji Mimbarno mengatakan personel yang dikerahkan berasal dari Kodim 0309/Solok dan Batalyon TP 951/Pandeka Marapi sejak Selasa pagi.

“Tanpa menunggu perintah panjang, personel Kodim 0309/Solok dan Yon TP 951/PM langsung bergerak ke lokasi sejak kejadian,” katanya di Kabupaten Solok, Selasa (22/9/2026).

Banjir bandang yang terjadi pada Senin (21/9/2026) malam itu membawa material berupa pasir, batu, dan lumpur.

Bencana ini dipicu hujan berintensitas lebat sejak Senin sore yang mengakibatkan longsor dari perbukitan di belakang kompleks perkantoran serta memutus akses jalan lintas Solok-Padang.

Danrem mengatakan tugas utama para personel di lapangan saat ini difokuskan pada pembersihan material galodo untuk membuka kembali akses jalan utama Padang-Solok, serta pembersihan lumpur di area permukiman warga.

“Total 120 personel gabungan diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat penanganan material longsor yang juga menimbun rumah-rumah masyarakat,” katanya.

Tidak hanya mengirimkan personel, pihaknya juga mengirimkan tiga unit alat berat, yakni satu unit ekskavator, satu unit wheel loader, dan satu unit beko doser yang disebar pada beberapa titik lokasi kejadian.

Selain itu, tim gabungan juga tengah melakukan upaya pencarian dan pertolongan atau SAR terhadap dua orang warga setempat yang dilaporkan masih belum ditemukan usai diterjang galodo.

Terkait putusnya jalan utama, Brigjen TNI Aji Mimbarno mengimbau para pengguna jalan dan masyarakat luas untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif Jalan Lingkar Pintu Angin dengan tertib guna menghindari kemacetan.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral